Main Menu

Mengenalkan Teknik Membatik ke Dunia

Birny Birdieni
21-07-2018 18:06

Mengenalkan Teknik Membatik ke Dunia. (Ist/FT02)

Bandung, Gatra.com- Dalam rangka Bandung Art Month 2018, sejumlah remaja manca negara mengikuti workshop batik ramah lingkungan di studio komunitas 22 Ibu. Mereka adalah remaja peserta Program Youth Exchange yang berasal dari Italia, German, Kroasia, serta Belanda, Austria dan Perancis.

Bandung Art Month merupakan sebuah rangkaian event seni yang diselenggarakan di Kota Bandung dengan melibatkan banyak pihak seperti seniman, galeri, museum, studio, dan juga banyak pihak lainnya.

Dalam kesempatan itu, para remaja tersebut mendapat kesempatan untuk belajar membuat batik. Teknik batik yang dikenalkan adalah menggunakan material malam ramah lingkungan yang diciptakan oleh Niken Apriani salah seorang anggota dari Komunitas 22 Ibu.

Niken mengembangkan jenis malam untuk membatik dari biji asam Jawa yang dikeringkan. Lalu diolah dengan material lain sehingga menjadi sejenis gutta yang disebut malam dingin.

Niken berharap malam ramah lingkungan ini akan semakin mengenalkan batik sebagai salah satu kekayaan Indonesia yang dicintai semua orang hingga lintas negara sekalipun. "Harus terus di perkenalkan agar semakin banyak orang  yang mencintai batik," kayanya dalam rilis diterima Gatra.com, Sabtu (21/7)

Adapun Program Youth Exchange merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Lions Club International. Program ini merupakan agenda rutin tahunan yang disponsori dan difasilitasi oleh host parent anggota Lions Clubs International di seluruh dunia.

Lion Toni Suparman yang juga sebagai host parents mengatakan, tujuan Youth Exchange ini untuk saling mengenal budaya dan adat istiadat negara yang mereka kunjungi. Ia merupakan host parent dari Milena Marie Hoinke yang berasal dari Jerman. Juga Annelliues Slot yang berasal dari Belanda.

Ketua Wilayah Distrik 307 B2 Indonesia, Lion Liana mengatakan bahwa Lions Club memfasilitasi anak-anak dari luar negeri datang ke Indonesia agar mereka mempunyai wawasan global, toleransi dan perdamaian dunia.

Adapun syarat utama untuk dapat mengikuti Youth Exchange ini adalah mendapat sponsorship dari Lions Club dan berusia 17 - 21 tahun. "Mereka akan tinggal selama 2-3 minggu di host parent masing-masing yang sudah ditentukan oleh Lions Club," pungkas Liana.


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
21-07-2018 18:06