Main Menu

Kejar Target Lima Besar, Ini Langkah Yang Akan Dilakukan BTN

didi
25-02-2018 20:51

Jambore Sepeda BTN 2018 di Ciater, Subang, Jawa Barat. (Dok. Bank BTN/FT02)

Jakarta, Gatra.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berharap bisa merealisasikan targetnya menjadi bank nomor lima terbesar di Indonesia pada tahun 2018 ini. "Target menjadi bank terbesar kelima berdasarkan aset tetap, akan dikejar agar dapat terealisasi tahun 2018 ini," ujar Maryono, Dirut BTN. 

Selain itu, menurut Maryono, BTN yang kini menjadi mortgage bank terbesar di Indonesia, juga akan memacu pertumbuhan aset Bank BTN menjadi sekitar Rp500 trilyun dalam beberapa tahun mendatang. Untuk itu, BTN akan melakukan sejumlah langkah strategis. Diantaranya, memacu pengembangan bisnis dengan melibatkan komunitas yang ada di dalam perseroan.

 

"Sebelum mengajak instansi terkait lainnya memberikan dukungan, kami mengajak semua lintas komunitas yang ada di BTN untuk bersatu secara bersama-sama mewujudkan tujuan perseroan tersebut," kata Maryono, dalam keterangan pers yang diterima Gatra.com, Minggu (25/2).

 

Ia mengatakan hal itu di sela kegiatan Jambore Sepeda BTN 2018 di Ciater, Subang, Jawa Barat. Maryono menjelasakan, peran dari para komunitas nantinya akan diarahkan untuk mengawal visi dan misi baru Bank BTN sebagai bank yang punya peran strategis dalam mendukung program pemerintah RI dalam pembiayaan perumahan untuk rakyat.

 

Selain komunitas sepeda dan motor yang ikut dalam Jambore Sepeda BTN 2018, BTN juga akan melibatkan pula komunitas lainya di BTN seperti  BTN Runner yang aktif dalam kegiatan lari dan komunitas lainnya yang sudah ada.

 

Langkah lain yang akan dilakukan BTN menurut Maryono yaitu implementasi digital banking, dimana pada tahun ini diharapkan semua infrastruktur bisnis Bank BTN sudah berbasis digital banking. Termasuk, rencana bisnis membentuk anak usaha."BTN tetap memberikan komitmen akan lebih ekspansif lagi dan optimis tumbuh berkelanjutan seperti rekam jejak tiga tahun ke belakang yang selalu berada di atas rata-rata industri (perbankan) nasional," tambah Maryono.


 

 

Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Hendri Firzani

didi
25-02-2018 20:51