Main Menu

Bekraf Kirim 8 Delegasi ke Game Connection 2018 di San Fransisco

Fitri Kumalasari
06-03-2018 19:55

Konferensi pers Game Competition 2018(GATRA/Fitri Kumala Sari/re1)

 

Jakarta, Gatra.com - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan mengirim 8 tim ke ajang pameran  Game Connection 2018 yang akan berlangsung pada 19-21 Maret 2018 di San Fransisco, Amerika Serikat. Perhelatan terbesar kompetisi gim internasional dan telah berlangsung sebanyak 13 kali ini, akan menjadi ajang perdana bagi para developer Gim Indonesia untuk ikut serta.  Gim sendiri merupakan  tiga subsektor prioritas yang dikembangkan Bekraf selain musik dan film.

 

Pameran gim ini sering dijadikan acuan bagi pengembangan aplikasi dan gim terkini. Ajang ini juga menjadi wadah mempertemukan para pegiat di industri gim dunia.

“Bekraf berkomitmen mengembangkan pasar bagi para games developer untuk bisa ke luar negeri. Salah satu upaya kami yaitu membawa mereka hadir di Game Connection 2018,” kata Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simanjuntak di Jakarta (6/3).

Bentuk dukungan Bekraf, lanjut Joshua, yaitu memberikan lahan pameran, konstruksi pameran, dan materi promosi bagi para delegasi gim dari Indonesia. Sementara biaya perjalanan para delegasi ditanggung mereka sendiri. Harapannya, menurut Joshua, dunia makin mengenal gim Indonesia.

Delapan delegasi yang terbang ke Game Connection 2018 merupakan mereka yang terpilih dari hasil kurasi oleh Direktur Fasilitas Infrastruktur TIK Bekraf Muhammad Neil El Himam, COO Toge Production Jonathan Manuel Gunawan, CEO dan Co Founder Arsanesia Adam Ardisasmita, dan CEO Digital Happiness Rachmad Imron. Mereka tersaring setelah dibuka pendaftarannya selama 9-23 Januari lalu.

Mereka yang terpilih yaitu :
1. Assemblr, platform content creation berbasis Augmented Reality (AR) dan geolocation.
2. Semisoft, game developer yang dikenal lewat gim Legrand Legacy.
3. Lentera Nusantara, lewat Ghost Parade, gim 2D sidescrolling bergenre fantasi petualangan yang bertemakan hantu-hantu di Nusantara.
4. Megaxus Infotech,  menawarkan peluang publishing dan co publishing asing dari beberapa mobile game.
5. Tinker, menyodorkan dua gim andalan: Cookies Cafe dan Pale Blue dengan menawarkan konten kreatif dan inovasi.
6. Agate, developer lokal yang sudah banyak dikenal menawarkan mobile game.
7. Lyto, salah satu pioner online game publisher yang telah berdiri selama 15 tahun.
8. Gudang Voucher, pioner penyedia jasa voucher game online yang sudah mengembangkan diri di 7 negara Asean.


Selain Bekraf, pengiriman delegasi Indonesia juga didukung oleh Asosiasi Game Indonesia (AGI). Operational Manager AGI Jan Faris Majo mengungkapkan kedelapan delegasi terpilih ini terdiri dari berbagai ekosistem gim. “Tujuan kita, untuk mengangkat ekosistem gim itu sendiri,” ujarnya.

 



Reporter: Fitri Kumalasari

Editor: Hendri Firzani 

Fitri Kumalasari
06-03-2018 19:55