Main Menu

Indonesia Berpotensi Memiliki 300 Indikasi Geografis Kopi

Dara Purnama
21-03-2018 17:12

Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham, Freddy Harris.(GATRA/Erry Sudiyanto/re1)

 

 

Adapun IG adalah sebuah tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang. IG juga menunjukkan suatu produk karena faktor lingkungan geografis, faktor manusia atau kombinasi dari kedua faktor tersebut sehingga memberikan reputasi, kualitas dan karakteristik tertentu pada barang atau produk yang dihasilkan.

 

Freddy Harris, Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham mengatakan masih banyak kopi Indonesia yang belum terdaftar IG. DJKI memperkirakan Indonesia memiliki lebih dari 300 jenis kopi Liberika, Robusta maupun Arabika.

 

"Alam Indonesia sangat kaya akan rasa. Maka pendaftaran IG sangat penting agar produk tersebut dilindungi," kata Harris saat diskusi menganai Indikasi Geografis di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (21/3).

 

Setiap kopi, kata Harris memiliki cita rasa yang berbeda. Masing-masingnya memiliki rasa yang khas karena faktor lingkungan geografis. "Kopi Gayo, Kopi Toraja atau Kopi Kintamani jika ditanam di daerah lain rasanya akan berbeda. Itulah pentingnya pendaftaran IG karena hak penggunaannya dilindungi dan dimiliki penuh oleh masyarakat setempat," katanya.


Reporter : DPU

Editor : Birny Birdieni

Dara Purnama
21-03-2018 17:12