Main Menu

Bank Commonwealth: Saatnya Beli Reksadana Ekuitas Saham

Birny Birdieni
10-04-2018 17:14

Ilustrasi Bursa Saham. (GATRA/Ardi Widi Yansah/FT02)

Jakarta, Gatra.com- Bank Commonwealth menilai, prospek investasi kelas aset ekuitas atau saham menjadi pilihan obyektif dalam investasi reksa dana sepanjang bulan April. Hal ini mengacu pada hasil riset lembaga keuangan global terkemuka seperti IMF dan World Bank bahwa secara keseluruhan potensi ekonomi Indonesia bertumbuh lebih baik tahun ini.

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami rally yang cukup panjang pasca terkoreksi keti­ka Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) memenangkan Donald Trump di akhir 201­6. Namun akhirnya kembali terkoreksi cukup sig­nifikan sejak bulan Maret lalu.

 

Sejauh ini, faktor yang membuat pasar ekuitas terkoreksi adalah akibat faktor eksternal dari luar negeri. Salah satunya adalah isu proteksionisme yang membuat pelaku pasar melakukan penjualan aset ekuitas. Lalu kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menaikkan tarif impor baja dan aluminium sebesar 25% dan 10% serta kenaikan tarif impor produk-produk dari Tiongkok memberikan sentimen negatif pada pelaku pasar global.

 

Head of Wealth Management & Retail Digital Business Bank Commonwealth, Ivan Jaya menjelaskan, kondisi tersebut diprediksi menurunkan ekspor dan juga menaikkan inflasi pada negara yang terlibat pada perang dagang tersebut. Namun bagi Indonesia yang tidak mengandalkan ekspor pada perekonomiannya memiliki risiko lebih kecil terjebak dalam risiko perang dagang tersebut.

 

Berdasarkan data World Bank 2016, ekspor Indonesia memberikan kontribusi 19% pada Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini relatif kecil bila dibandingkan dengan Malaysia 68% dan Thailand 69%. Sedangkan impor Indonesia meningkat selama 2018 menjadi indikasi positif atas meningkatnya permintaan konsumsi.

 

Juga data lainnya seperti penjualan semen nasional yang meningkat 7,8% (year on year) pada bulan Februari lalu turut memperkuat indikasi tersebut. “Dengan mempertimbangkan data-data tersebut, saat ini merupakan peluang untuk para nasabah meningkatkan porsi alokasi investasi di ekuitas,” kata Head of Wealth Management & Retail Digital Business Bank Commonwealth, Ivan Jaya dalam rilisnya kepada Gatra.com, Selasa (10/4).


 

Editor  : Birny Birdieni

Birny Birdieni
10-04-2018 17:14