Main Menu

Anggaran Infrastruktur Konstan, Menkeu Minta PUPR dan Perhubungan Cari Inisiatif Lain

Abdul Rozak
16-04-2018 23:48

Ilustrasi Proyek Infrastruktur. (GATRA/Abdurachman/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Anggaran untuk infrastruktur tidak terganggu dengan rencana pemerintah fokus mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di tahun 2019. Meski demikian, pemerintah dituntut untuk mencari inisiatif pembiayaan infrastruktur.



“Alokasi infrastruktur di Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan tetap pada level yang relatif konstan. Namun sekarang akan melakukan berbagai macam inisiatif melalui Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Senin (16/4).

Dengan cara itu, lanjut Sri Mulyani, alokasi belanja modal tetap meningkat meski dari ruang fiskalnya akan dipakai lebih banyak kepada belanja sosial dan pendidikan. Pemerintah mencatat alokasi anggaran belanja infrastruktur mencapai Rp410,7 triliun terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018. Sementara total APBN mencapai Rp2.220,7 triliiun.

Hal serupa diakui Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Menurut dia, anggaran untuk infrastruktur pada 2019 tidak mengalami banyak perubahan. Meski di tahun depan fokus pemerintah adalah penguatan SDM.

Dari 107 proyek infrastruktur yang dikerjakan Kementerian PUPR, lima di antaranya dibiayai dengan skema KPBU. Di 2019 fokus proyek Kementerian PUPR antara lain Trans Jawa, perbatasan Kalimantan, dan perbatasan Papua sudah dapat rampung pengerjaannya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), Armand Hermawan menyebut skema KPBU menjadi alternatif pembiayaan infrastruktur manakala anggaran terbatas. KPBU sudah banyak diterapkan untuk berbagai proyek infrastruktur.

“Skema ini sudah banyak diimplementasi, sehingga menjadi alternatif yang potensial dalam menghadapi keterbatasan anggaran untuk infrastruktur,” tutup Armand.


Reporter : Abdul Rozak
Editor : Flora L.Y. Barus

 

 

Abdul Rozak
16-04-2018 23:48