Main Menu

Perempuan Sumbang Pertumbuhan Inklusi Keuangan di Indonesia

Fitri Kumalasari
27-04-2018 10:28

Pegawai bank layani nasabah (GATRA/Agriana Ali/yus4)

 

Jakarta, Gatra.com - Di Indonesia, perempuan memiliki 5% kecenderungan lebih tinggi dibanding pria dalam hal kepemilikan rekening bank.

 

Sebanyak 51% perempuan memiliki rekening bank, sementara pria sekitar 46% yang punya rekening bank. Meskipun demikian, perempuan dan pria memiliki kemungkinan yang sama dalam hal memiliki rekening bank yang aktif.

“Saat ini, perempuan memiliki kecenderungan lebih besar memiliki rekening bank daripada pria di Indonesia. Kesuksesan ini utamanya dikarenakan transisi kita ke pembayaran digital,” kata Iskandar Simorangkir, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan yang juga Ketua Sekretariat Dewan Nasional Keuangan Inklusif dalam rilis yang diterima GATRA.

Sekitar 60 juta masyarakat Indonesia tidak memiliki rekening bank, namun menggunakan telpon selular. Ini adalah kesempatan besar untuk penetrasi pembayaran dan transaksi mobile secara luas di Indonesia.
 
Di Indonesia, 33% masyarakat tanpa rekening bank menyatakan jarak sebagai alasan utama tidak memiliki rekening, dan 69% dari segmen masyarakat ini memiliki telpon selular sendiri.

Di antara para pemilik rekening tabungan di tingkat populasi local, 71^ melakukan atau menerima pembayaran secara digital. Angka ini naik dari 62% pada tahun 2014.
 
Jutaan orang dewasa Indonesia tanpa rekening bank bekerja di sektor swasta dan menerima penghasilan dalam bentuk tunai. Hampir sekitar 20 juta pegawai swasta yang tidak memiliki rekening bank memiliki telpon selular.

Diperkirakan, mendigitalisasi pembayaran gaji di sektor swasta dapat mengurangi jumlah orang dewasa tanpa rekening bank di Indonesia hingga 29%.
 
Database dari Global Findex adalah laporan paling komprehensif di dunia terkait bagaimana orang dewasa menabung, meminjam, melakukan pembayaran, dan mengelola resiko.

Diluncurkan dengan pembiayaan dari the Bill & Melinda Gates Foundation, database ini telah diterbitkan setiap tiga tahun dari tahun 2011.

Data tersebut dikumpulkan dengan menggandeng Gallup, Inc., melalui survey perwakilan nasional terhadap lebih dari 150.000 orang dewasa di 140 negara.


Reporter : Fitri Kumalasari
Editor : Mukhlison

Fitri Kumalasari
27-04-2018 10:28