Main Menu

IHSG Coba Naik ke Atas 5.900

didi
16-05-2018 07:10

Ilustrasi Pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia. (GATRA/Eva Agriana Ali/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Pada perdagangan hari ini, Rabu (16/5), pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mencoba untuk berbalik arah menguat ke atas level 5.900, setelah kemarin melemah cukup dalam sebesar 1,83 persen ke level 5.838.

Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi menyebutkan, pergerakan IHSG break out support MA5 dengan indikasi negatif pada rentang 5.800-5.900. Indikator stochastic dan RSI memberi sinyal jenuh yang tercermin dari reversal mendekati area overbought.

Namun, kata Lanjar, IHSG terlihat sedang membentuk pola inverted head and shoulder dengan neckline di resisten 6.000. "Sehingga, IHSG diperkirakan mencoba untuk menguat kembali di atas 5.900 pada rentang pergerakan 5.772-5.840," ujarnya.

Dia mengatakan, pada perdagangan kemarin mayoritas indeks saham di Asia ditutup melemah, tercermin dari penurunan indeks Nikkei (0,21%), HangSeng (1,23%) dan KOSPI (0,71%). Namun, penguatan terjadi pada indeks CSI300 sebesar 0,38%.

"Kekhawatiran investor terlihat komplikasi, karena kekhawatiran mengenai perdagangan AS-China, pertumbuhan ekonomi dunia dan situasi geopolitik. Data ekonomi China memperlihatkan momentum ekonomi yang terlihat bertahan, meski investasi melambat," paparnya.

Sementara menurut analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko, laju IHSG, pada transaksi hari ini masih berada dalam tren koreksi, sehingga para pelaku pasar disarankan untuk memanfaatkan kondisi tersebut dengan mengakumulasi pembelian saham-saham pilihan.

Koreksi IHSG, lanjut dia, diakibatkan oleh tekanan pasar regional dan penguatan dollar AS, namun kondisi ini bisa dijadikan sebagai kesempatan mengakumulasi saham big cap dan lapis kedua pilihan.

"Sehingga, para pelaku pasar disarankan untuk melakukan trading jangka pendek untuk skenario technical rebound dan kembali menjual pada kenaikan harian," kata Yuganur.



Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

didi
16-05-2018 07:10