Main Menu

Duck King Siap Melantai di BEI

didi
16-05-2018 14:45

PT Jaya Bersama Indo Tbk (JBI) Siap Melantai di BEI. (GATRA/Didi Kurniawan/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Pengelola jaringan restoran Chinese food (The Duck King), PT Jaya Bersama Indo Tbk (JBI) siap melantai di Bursa Efek Indonesia melalui skema Initial Public Offering (IPO). Perusahaan menawarkan sebanyak-banyaknya 403,8 juta saham atau setara dengan 34,40% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah.

Adapun harga saham IPO yang ditawarkan sekitar Rp1.550-1.950 per saham. Dari hasil IPO ini, JBI akan mengalokasikan sekitar 80% dana untuk ekspansi bisnis sedangkan sisanya sekitar 20% untuk modal kerja.

“Kami berencana membuka gerai baru dan merenovasi gerai yang ada," kata Ibin Bachtiar, Direktur JBI, di Jakarta, Rabu (16/5).

Dalam aksi korporasi ini, JBI menunjuk dua penjamin pelaksana emisi efek (Joint Lead Undeniwiters atau JLU), yaitu PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia dan PT Danareksa Sekuritas.

Penawaran awal (bookbuilding) akan berlangsung pada 16-23 Mei 2018. Peryataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan diperoleh pada 31 Mei 2018. Adapun penawaran umum akan dilaksanakan pada 4-5 Juni 2018.

"Dan kami berharap pencatatan perdana saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat berlangsing pada 8 Juni 2018," jelasnya.

Sebagai informasi JBI membuka restoran pertama di Senayan Trade Centre, Jakarta, pada 2003. Perseroan fokus pada masakan tradisional Tiongkok, tanpa daging dan lemak babi. Adapun hidangan utamanya adalah bebek Peking panggang.

Restoran yang dikelola perseroan menjadi salah satu jaringan restoran yang paling cepat berkembang dan diakui, dengan jumlah gerai sebanyak 35 dan tersebar di sembilan kota di Indonesia.

JBI memiliki tiga merek utama, yaitu The Duck King, Fook Yew, dan Panda Bowl, serta tujuh sub-merek dari The Duck King untuk menangkap permintaan di segmen konsumen kelas menengah yang sedang tumbuh di Indonesia.

Secara grup, perseroan mempekerjakan hampir 2.000 karyawan dengan 70 koki terlatih dari Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Tiongkok, Mereka dilengkapi dengan kualifikasi standar internasional dan pengalaman yang bereputasi panjang di industri F&B Tiongkok.



Reporter: Didi Kurniawan

Editor; Rosyid

didi
16-05-2018 14:45