Main Menu

Menutup Pekan Ini, IHSG Diprediksi Berpotensi Menguat

didi
18-05-2018 07:45

Pekerja melintas dengan latar belakang pergerakan Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Jakarta. ( ANTARA/Muhammad Adimaja/RT)

Jakarta, Gatra.com - Pada perdagangan hari ini, Jumat (18/5) laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berusaha mempertahankan level support terdekat, setelah kemarin berakhir di zona merah.

"Laju IHSG akhir pekan ini terlihat akan terus menguji support level yang masih cukup kuat dipertahankan, pasca rilis data suku bunga acuan Bank Indonesia," kata analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya.

Kemarin Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,5%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 3,75% dan bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,25%.

William mengatakan, potensi kenaikan IHSG terbilang cukup besar, bahkan dalam jangka pendek akan mengalami technical rebound. Selanjutnya, IHSG akan mengkonfirmasi untuk melanjutkan pola uptrend jangka panjang.

Lebih lanjut dia menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 5.721, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.002. "Hari ini IHSG berpotensi melaju naik," ucapnya.

Sementara menurut analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi berbalik melanjutkan penguatan, namun perlu diwaspadai kemungkinan terjadinya aksi ambil untung.

Ia menjelaskan, kemarin IHSG ditutup melemah 0,44% di level 5.815,9. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua berada di kisaran 5.788,4 hingga 5.761, sedangkan resisten pertama dan kedua memiliki rentang pergerakan pada level 5.870,8 hingga 5.925,7.

"Berdasarkan indikator daily, MACD berhasil membentuk golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral," ujar Nafan.

Dia mengatakan, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya peluang terjadinya penguatan pada pergerakan IHSG . "Namun, pelaku pasar sebaiknya tetap memperhatikan peluang terjadinya aksi profit taking," ungkap Nafan.



Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

didi
18-05-2018 07:45