Main Menu

Mendag : Hari Belanja Diskon Indonesia Meningkatkan Daya Beli

Sandika Prihatnala
08-06-2018 22:08

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat konferensi pers soal Hari Belanja Diskon Indonesia.(GATRA/MEF/re1)

Jakarta, Gatra.com - Kementerian perdagangan mendukung Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) oleh himpunan Pernyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO). Mendag Enggartiasto Lukita menyatakan HBDI dapat dimanfaatkan sebagai sarana mendorong pertumbuhan ekokomi nasional, sektor ritel, dan peningkatan daya beli masyarakat.

 

"Terselengaranya HBDI dapat memacu daya beli masyarakat yang akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya kepada wartawan pada konferensi pers penyelengaraan HBDI, Jumat (08/06) di kantor kementerian perdagangan,Jakarta.

Menurut Enggar, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, perekonomian Indonesia pada kuartal I 2018 tumbuh 5,06%, atau cenderung stagnan dibandingkan capaian tahun 2017 yang tumbuh 5,07%, namun begitu masih tinggi bila dibandingkan capaian tahun 2016 sebesar 5,03%.

"Acara HBDI merupakan kesempatan emas bagi anggota HIPPINDO yang bergerak di sektor ritel, kuliner, dan hiburan untuk menggali potensi pasar secara maksimal, serta menggairahkan sektor perdagangan dan pariwisata sehingga dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, HBDI merupakan acara tahunan HIPPINDO yang diluncurkan pertama kali pada tahun 2017. Sementara kegiatan HBDI ke-II akan berlangsung secara nasional pada 8 Agustus 2018-2 September 2018 dan akan di pusatkan di Palembang sekaligus bertepatan dengan perayaan Asian Games 2018.

Dengan berlangsungnya kegiatan HBDI dengan penyelengaraan Asian Games, Mendag menambahkan, kegiatan tersebut sangat positif dari strategi penjualan, hal ini juga sekaligus menjadi ajang promosi produk-produk asli Indonesia yang akan ditawarkan pada moment Asian Games.

"Ayo kita promosikan produk-produk dalam negeri secara lebih serius, baik produk makanan, minuman, kerajinan, maupun fesyen, sehingga dapat lebih dikenal oleh negara-negara lain dan bersaing di ajang global," katanya.

Selain itu, Mendag juga berharap, agar kegiatan HBDI dapat meningkatkan konsumsi domestik serta menciptakan peluang lebih besar untuk perkembangan dan kemajuan UKM, para pelaku ekonomi kreatif, pusat perbelanjaan, dan pelaku bisnis ritel di seluruh Indonesia. Terlebih, menurut Enggar, berdasarkan laporan yang didapatnya pada bulan April dan Mei penjualan ritel meningkat diatas 10% - 15%.

Dengan begitu, Mendag berkeyakinan bila daya masyarakat masih tetap terjaga dan bahkan meningkat. Apalagi, menurutnya, tren peningkatan daya beli ini akan terus berlangsung di bulan Juni dan Juli nanti. "Tidak ada sama sekali kelemahan dari daya beli masyarakat," ungkapnya.

Lebih lanjut, ketika memasuki bulan Agustus HBDI menawarkan diskon hingga 73%. Tujuannya agar daya beli masyarakat tetap terjaga, apalagi dibarengi dengan perhelatan Asian Games yang tentunya akan membaur dengan wisatawan mancanegara yang diramalkan sekitar 350 ribu wisman.

"Saya sampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi, karena hanya terkonsentrasi di Jakarta saja. Tapi juga di lounge di Palembang. Karena kalo kita konsentrasinya di Jawa saja tidak berkembang, jadi kita sebarkan," katanya.


Reporter : MEF

Editor : Sandika Prihatnala

 

Sandika Prihatnala
08-06-2018 22:08