Main Menu

Tiga Kendala yang Dihadapi Pembiayaan Syariah

Aulia Putri Pandamsari
13-06-2018 15:57

Layanan nasabah Bank Syariah Mandiri (ANTARA/Zabur Karuru/yus4)

 


Jakarta, Gatra.com – Selama ini, cetak biru pembiayaan syariah memberikan alternatif pembiayaan bagi masyarakat yang mudah dan sesuai kebutuhan mereka. Dari sisi produk pembiayaan syariah terdapat tiga jenis pembiayaan yaitu, pembiayaan syariah basis margin, pembiayaan syariah berbasis bagi hasil, serta pembiayaan syariah basis fee atau ujrah.

 

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) II Otoritas Jasa Keuangan (OJK), M. Ihsanuddin menjelaskan kendala yang masih dihadapi oleh pembiayaan syariah diantaranya: pendanaan yang masih terbatas dan tingkat literasi keuangan masyarakat yang masih rendah terhadap pembiayaan syariah. Hal tersebut dibuktikan dalam survei nasional literasi dan inklusi keuangan pada 2016 dimana indeks literasi keuangan lembaga pembiayaan syariah adalah sebesar 0,19% dengan indeks inklusi keuangan sebesar 0,24%.

Kendala ketiga yang dihadapi, konsentrasi produk yang masih didominasi pembiayaan kendaraan bermotor. “Kurangnya variasi produk dikarenakan faktor pengalaman dan kompetensi serta infrastruktur yang terbatas,” kata Ihsan kepada Gatra.com, Rabu (13/6).

Untuk itu, OJK menghimbau pada pelaku usaha pembiayaan syariah untuk melakukan digitalisasi pembiayaan dengan memanfaatkan IT. Contohnya, seperti pada tahap permohonan dan persetujuan bisa memanfaatkan IT, namun dalam proses analisis tetap diperlukan survei. Kedepannya bila memungkinkan juga bisa dilakukan sistem scoring yang terdijitalisasi dengan prudent, maka tidak menutup kemungkinan IT juga akan digunakan dalam proses analisis kelayakannya.

“Dalam konteks penyaluran pembiayaan syariah saat ini juga sudah terdapat Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) yang juga memberikan layanan berdasarkan prinsip syariah,” sebut Ihsan.

Adapun perusahaan LPMUBTI yang sudah terdaftar di OJK adalah PT. Ammana Fintek Syariah dan PT. Investree Radhika Jaya yang walaupun jenis usahanya konvensional tetapi menjual produk syariah. Sementara lima perusahaan lainnya seperti PT. Ethis Modal Syariah, PT. Syarfi Teknologi Finansial, PT. Kapital Boost Indonesia, dan PT. Danakoo Mitra Artha masih dalam proses pendaftaran.




Reporter: APP
Editor : Flora L.Y. Barus

 

 

Aulia Putri Pandamsari
13-06-2018 15:57