Main Menu

Mudik Tumbuhkan Harapan Ekonomi Baru dari Pansela Jawa

Cavin Rubenstein M.
14-06-2018 17:40

Foto udara jalur pantai selatan Jawa (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/yus4)

 

Jakarta, Gatra.com - Penggunaan jalan trans Jawa dalam arus mudik 2018 ini, khususnya jalur Pantai Selatan (Pansela), diharapkan bisa memberi efek domino bagi pembangunan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

 

Usai memantau pergerakan mudik 2018, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko mengatakan, pembangunan jalur Pansela tidak hanya sebatas untuk mengurangi kepadatan lintas utara dan tengah Pulau Jawa. Lebih dari itu, tujuannya juga untuk membuka akses pemerataan ekonomi di kawasan Selatan Jawa.

"Dengan pergerakan melalui selatan, saya yakin para pemudik akan terinspirasi bahwa ada potensi dan kekuatan baru yang perlu eksplorasi untuk kepentingan ekonomi ke depan," ujar Moeldoko dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi Gatra.com, Kamis (14/6).

Diharapkan, pemerintah daerah dan investor dapat bergerak cepat menggarap potensi-potensi lokal, untuk dijadikan pusat perekonomian baru yang berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah itu.

Diyakini, banyak potensi lokal, mulai dari sumber daya alam hingga kekayaan budaya, yang bisa menjadi pemantik pembangunan ekonomi masyarakat, dalam jangka menengah dan panjang.

Adapun pembangunan sentra-sentra perekonomian tersebut nantinya disokong oleh berbagai sektor. Mulai dari pertanian, industri, ekonomi kreatif, pariwisata, hingga UMKM.

Dari sisi pertanian, keberadaan jalur Pansela itu akan mempermudah akses distribusi hasil panen, sehingga membuka peluang bagi pasar besar untuk mengambil langsung kepada para petani. Di sektor industri, diharapkan akan muncul pabrik baik skala besar maupun menengah di kawasan tersebut, sehingga dapat menyerap tenaga kerja. Sedang dari sisi ekonomi kreatif, diharapkan keberadaan Pansela dapat memancing masyarakat untuk menghasilkan kerajinan lokal yang memiliki nilai ekonomis.

"Dalam jangka pendek akan memberikan pengaruh kepada ekonomi mikro, dan pada jangka panjang akan memberikan inspirasi yang perlu digali," kata mantan Panglima TNI bergelar doktor dari Universitas Indonesia ini.

Terhadap potensi ekonomi di Pansela, Sekjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Anwar Sanusi juga meyakini hal yang sama. Menurutnya, jalur Pansela dapat membuka akses pembangunan perekonomian masyarakat, termasuk di kawasan perdesaan.

"Pansela adalah terobosan luar biasa untuk memotong rantai biaya transportasi, dan membuka isolasi wilayah selatan," kata Sanusi.

Seperti halnya pandangan Moeldoko, Sanusi berpandangan, di jalur tersebut nantinya dapat dikembangkan sentra-sentra ekonomi untuk memasarkan hasil produksi masyarakat, baik yang berbasis UMKM maupun industri rumahan.

Bahkan pengembangannya juga sangat dimungkinkan dengan menggunakan dana desa. "Nantinya dana desa juga dapat digunakan untuk membangun sentra-sentra ekonomi. Sementara untuk desa wisata, dengan adanya Pansela, tentunya juga akan membangkitkan sektor industri pariwisata di kawasan tersebut," ungkapnya.


Editor : Cavin R. Manuputty

 

Cavin Rubenstein M.
14-06-2018 17:40