Main Menu

Moeldoko: Siapkah Indonesia Manfaatkan Peluang Digitalisasi?

Hendry Roris P. Sianturi
03-07-2018 12:19

Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal TNI (Purn) Moeldoko (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/yus4)

 

Jakarta, Gatra.com - Memaksimalkan peluang di era revolusi Industri 4.0 sangat lah penting. Salah satu caranya adalah dengan mempersiapkan generasi baru menyambut revolusi digital tersebut.

 

“Pemerintahan Jokowi juga telah mengeluarkan peta jalan bagi industri Indonesia. Kita harus manfaatkan peluang atau aset yang ada,” kata Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko di Balai Sidang Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Selasa, (3/7) siang. 

 

Menurut Moeldoko, pada tahun 2045 mendatang, Indonesia akan menghadapi tantangan dari risiko-risiko pasar finansial global. Seperti penjualan mobil akan terhenti, komunikasi akan menjadi bebas biaya, mobil akan terbuat dari baja daur ulang, dan industri baja akan jatuh.

 

Belum lagi, munculnya teknologi mobil listrik menjadi semakin marak di pasar sehingga mengancam keberlangsungan produksi mobil BBM. “Siapkah Indonesia memanfaatkan peluang digitalisasi? Akankah kedaulatan bangsa terjaga? Apa yang perlu kita siapkan mulai hari ini?” tanya Moeldoko.

 

Menurut Moeldoko, dalam menyikapi tantangan global tersebut, yang pertama perlu dilakukan adalah mengeliminasi gangguan yang berpotensi menghambat kemajuan bangsa. Isu intoleransi harus segera diredam dengan merangkul perbedaan-perbedaan. “Yang dilakukan untuk menghadapi tantangan itu kolaborasi antara pemerintah-masyarakat-pelaku-usaha,” ujarnya.

 

Moeldoko menjelaskan, infrastruktur yang dibangun oleh pemerintahan Joko Widodo adalah aset pemersatu bangsa yang dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah di Indonesia. Pembangunan infrastruktur adalah bagian dari pembangunan peradaban. Hingga tahun 2019, total infrastruktur yang dibangun berjumlah 12 proyek nasional dan 240 proyek daerah tersebar dari Barat sampai ke Timur.

 

Menurut Moeldoko, hal ini menjadi bukti kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Kita optimis mengubah tantangan menjadi sebuah peluang. Jadikan keberagaman dan keunikan menjadi sebuah aset untuk kemajuan bangsa,” kata Moeldoko

 


 

Reporter : Hendry Roris Sianturi

Editor     : Cavin R. Manuputty

Hendry Roris P. Sianturi
03-07-2018 12:19