Main Menu

Transcoal Resmi Melantai di BEI

didi
06-07-2018 09:56

Pencatatan Perdana Saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI). (GATRA/Didi Kurniawan/FT02)

Jakarta, Gatra.com - PT Transcoal Pacific Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham TCPI. Saat pertama dicatatkan, saham TCPI langsung menyentuh titik atas auto-rejection ke level Rp234 per saham atau 69,57% dari harga penawaran umum senilai Rp138 per saham.

Penguatan harga saham perusahaan jasa pelayaran ini ditopang oleh volume transaksi sebanyak 114 lot dengan frekuensi transaksi sebanyak tiga kali, sehingga nilai transaksi pada awal perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp2,67 juta.

Menurut Direktur Utama Transcoal Paacific, Dirc Richard Talumewo, perseroan melepas satu miliar saham dengan harga penawaran umum senilai Rp138 per saham. "Jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO ini sebanyak 20% dari modal ditempatkan dan disetor," katanya di Jakarta, Jumat (6/7).

Dia mengatakan, seluruh dana hasil IPO akan digunakan sebagai tambahan modal untuk kegitan operasional TCPI. "Pada 2017 kami mendapatkan laba bersih Rp88 milyar, sedangkan pada tahun ini kami menargetkan laba bersih Rp150 milyar," ujarnya.

Direktur BEI, I Gde Nyoman Yetna Setia mengatakan, pencatatan saham.Transcoal Paacific merupakan emiten yang ke-23 di tahun ini. "Dengan tercatatnya Transcoal Pacific di BEI ini, kami harapkan saham perseroan menjadi unggulan dan diincar investor," imbuhnya.

Nyoman meminta, manajemen Transcoal Paacific menjaga sustainabilits kinerja perseroan, karena kondisi emiten yng sehat merupakan harapan investor. "Jadikan pasar modal sebagai tempat penggalangan dana selain hanya melalui IPO," ucap Nyoman.

Pada pidato menjelang pembukaan perdagangan saham di BEI, Komisaris Utama Transcoal Pacific, Achmad Sutjipto, TCPI merupakan perusahaan jasa pelaytaran layar yang fokus pada transportasi laut pengangkutan batubara.

"Kami berharap dan berjanji, dengan tercatatnya kami di BEI, maka kami akan memberikan alternatif investasi yang menarik bagi investor," tuturnya.



Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

didi
06-07-2018 09:56