Main Menu

Ramai-ramai Menteri Rapat Bahas Perang Dagang AS-China di luar Jam Kerja

Hendry Roris P. Sianturi
08-07-2018 15:11

Ilustrasi.(Shutterstock/re1)

Jakarta, Gatra.com- Sejumlah menteri kabinet kerja Presiden Joko Widodo melaksanakan rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Minggu (8/7). Agendanya merumuskan strategi dan kebijakan menghadapi dampak perang dagang dan kenaikan tingkat bunga Amerika Serikat.

 

Rakor dipimpin langsung Menko Ekonomi, Darmin Nasution. Tampak beberapa menteri yang sudah hadir seperti Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri BUMN Rini Soemarno. Hadir juga Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Suahasil Nazara dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Sementara, beberapa menteri yang tidak bisa hadir yaitu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Para menteri ini sedang tidak berada di Jakarta. Rapat direncanakan mulai pukul 15.00 WIB.

Rapat yang diadakan di luar jam kerja ini menunjukkan keseriusan pemerintah menghadapi perang dagang AS-China. “Kita kerja tujuh hari 24 jam,” kata Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita ketika tiba di Gedung Kemenko Ekonomi.

Seperti diketahui, Amerika Serikat dan Cina telah resmi memulai perang dagang. AS mengenakan kenaikan tarif impor untuk barang senilai US$34 miliar atau sekitar Rp488 triliun terhadap satu sama lain. Besaran tarif maksimal untuk impor sebesar 25 persen.

Perang dagang kedua negara besar itu diprediksi akan berdampak pada perekonomian Indonesia. Di sisi lain, AS juga berencana akan mengibarkan perang dagang ke Indonesia.

 


Reporter : Hendry Roris Sianturi

Editor : Birny Birdieni

Hendry Roris P. Sianturi
08-07-2018 15:11