Main Menu

Rini Soemarno: Perang Dagang Tak Pengaruhi Negosiasi Dengan Freeport

Hendry Roris P. Sianturi
09-07-2018 20:05

Ilustrasi Amerika - Indonesia. (shutterstock_1114496876/RT)

Bogor, Gatra.com - Sebelum melakukan rapat terbatas tentang ancaman perang dagang Amerika Serikat, Presiden RI Joko Widodo melakukan rapat khusus dengan 4 menteri. Yaitu, Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Esdm Ignasius Jonan dan Menteri Bumn Rini Soemarno.

 

Dalam rapat yang berlangsung di Istana Bogor, dibahas mengenai kelanjutan negosiasi divestasi saham Freeport. Rapat "spesial" tersebut berlangsung tertutup pada jam 09.00 sampai jam 09.30 WIB. "Rapat biasa saja, menanyakan perkembangan saja," ujar Rini Soemarno, saat ditanya wartawan.

Rini menolak  mengungkapkan lebih jauh perihal yang dibahas tersebut. Namun, Rini menolak anggapan bahwa ancaman perang dagang dari AS akan mempengaruhi negosiasi dengan Freeport. Menurut Rini ancaman perang dagang yang dilontarkan AS atas Indonesia tidak akan membuat pemerintah panik atau khawatir.  "Tidaklah,  semua lancar-lancar saja. Insyallah," katanya.

Menteri Esdm Ignasius Jonan ketika ditemui wartawan di tempat yang sama juga tidak memberikan penjelasan mengenai hasil rapat khusus tersebut. "Yah, tidak boleh dibocorkan lah," katanya.

Presiden Jokowi telah menyerahkan proses negosiasi dengan Freeport kepada Menteri Esdm, Menteri Bumn dan Menteri Keuangan. Pembahasan dengan Freeport menyangkut penerimaan negara, proses divestasi, pembangunan smelter hingga persoalan status IUPK bagi Freeport.


 

Reporter: Hendry Roris Sianturi

Editor: Hendri

Hendry Roris P. Sianturi
09-07-2018 20:05