Main Menu

Pertamina Klaim Jual Aset Bisa Tingkatkan Bisnis Perusahaan

Hendry Roris P. Sianturi
19-07-2018 21:51

Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito (kedua dari kiri). (Dok. Pertamina/FT02)

Jakarta, Gatra.com - PT Pertamina (Persero) menegaskan rencana pelepasan aset Pertamina yang diusulkan kepada Pemerintah selaku Pemegang Saham, merupakan bagian dari rencana bisnis guna meningkatkan kinerja portofolio bisnis Pertamina ke depan.


 

Menteri BUMN, Rini Soemarno telah menyetujui rencana Share down aset-aset hulu Pertamina, seperti saham partisipasi operator wilayah Kerja.

Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, pelepasan aset Pertamina telah diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan.

Berdasarkan AD/ART, untuk melakukan pelepasan aset perlu dilakukan kajian yang komprehensif serta diputuskan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Adiatma menyatakan surat yang diusulkan Pertamina kepada Pemerintah adalah izin prinsip. “Ini prosesnya masih panjang. Apabila memang perlu dilakukan, harus mendapat persetujuan dari Pemegang Saham, yakni Pemerintah,” katanya (19/07).

Menurut Adiatma, pelepasan aset sebagai upaya menyehatkan portfolio investasi. Adiatma juga mengklaim, penjualan aset akan mengurangi risiko investasi karena tidak memiliki kecondongan risiko pada satu aset tertentu.

“Seperti pepatah don’t put your eggs in one basket, dimana kita meminimalkan risiko berdasarkan kajian bisnis dan legal yang telah dilakukan dengan cermat,” jelasnya.

Pelepasan aset akan ditawarkan kepada pihak swasta. Hal ini, kata Adiatma, akan memberi peluang bagi Pertamina untuk mengundang strategic partner yg memiliki keunggulan dalam teknologi dan bisnis di bidang energi.

Untuk pelaksanaannya, Pertamina akan tetap mempertahankan kendali pada aset yang dilepas. Penilaian aset juga akan dilakukan dengan mempertimbangkan manfaat yang sebesar-besarnya untuk Pertamina dan Negara.

“Dengan menggandeng mitra bisnis yang tepat, kita bisa mendapatkan nilai tambah, baik dari segi teknologi, perluasan pasar dan networking bisnis, dengan mempertahankan kendali bisnis, dan ini sesuatu yang lumrah dalam bisnis korporasi,“ katanya.

Dalam menghadapi tekanan, menurut Adiatma, Pertamina akan terus melakukan upaya perbaikan kinerja fundamental dan juga menempuh berbagai inovasi seperti PertaShop.

“Dengan keseluruhan langkah tersebut, Pertamina berharap untuk jangka panjang kondisi keuangan tetap terjaga apalagi dengan adanya dukungan Pemerintah,” ujarnya.


Reporter : Hendry Roris Sianturi
Editor : Mukhlison 

Hendry Roris P. Sianturi
19-07-2018 21:51