Main Menu

Semester I Garuda Maintenance Untung Rp290 Milyar

Rohmat Haryadi
31-07-2018 09:48

Service pesawat (Foto GMF)

Jakarta, Gatra.com – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF), perusahaan Maintenance Repair & Overhaul (MRO) pesawat terbesar di Indonesia mencatat pendapatan US$223,3 juta. Naik 11,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu US$200,2 juta. GMFI mencatat laba bersih US$20,1 juta (Rp 290 milyar) dengan margin usaha sebesar 9%.

 

Direktur Utama GMFI, Iwan Joeniarto mengatakan bahwa pencapaian GMF semester pertama 2018 masih sesuai rencana. Ia mengatakan bahwa GMF, berupaya tidak tergerus di tengah kondisi makro ekonomi, seperti fluktuasi nilai tukar rupiah dan kenaikan harga minyak. “GMF fokus pada pertumbuhan jangka panjang, jadi tidak melulu melihat pertumbuhan antar kuartal saja. Menyasar pasar internasional menjadi senjata GMF dalam mengembangkan bisnis di luar pasar domestik yang saat ini telah dikuasai GMF. Hal ini jg merupakan bagian dari upaya untuk mendiversifikasi sumber pendapatan perusahaan dan mengurangi pengaruh makro, seperti pergerakan mata uang dari suatu negara,” kata Iwan di Jakarta, 30 Juli 2018.

Iwan Joeniarto mengatakan hasil pencapaian ini terus ditingkatkan. Iwan merinci pendapatan tersebut didapat dari kontribusi dari Line Maintenance sebesar US$39 juta sedangkan Repair & Overhaul sebesar US$184,3 Juta. "Porsi ini sesuai dengan target perusahaan yaitu fokus pada bisnis perawatan komponen pesawat,” ujar Iwan. S

Semester I 2018, GMF berhasil menambahkan 42 Part Number untuk perawatan komponen pesawat. Selain itu, GMF juga mendapatkan sertifikasi dari otoritas penerbangan sipil Amerika, FAA untuk perawatan Engine jenis CFM56-5B untuk pesawat Airbus A320. Perluasan bisnis GMF demi menunjang pertumbuhan jangka panjang juga dibuktikan dengan pengoperasian Landing Gear Overhaul Shop yang direncanakan akan beroperasi secara penuh pada kuartal ketiga 2018.

Disamping pengembangan kapabilitas, GMF juga meraih penghargaan International Safety Awards 2018 yang diberikan British Safety Council. Pada semester I juga, GMF sudah menambahkan tiga pelanggan baru dari pasar internasional dari Bangladesh, Thailand, dan Yunani. GMF juga kembali mendapatkan kepercayaan dari Airbus sebagai pemegang lisensi pusat pelatihan ‘Airbus Training Center’ selama 5 tahun ke depan.


Editor: Rohmat Haryadi

Rohmat Haryadi
31-07-2018 09:48