Main Menu

Perusahaan Penasehat Investasi di Indonesia Masih Minim

Umaya Khusniah
14-08-2018 10:36

Caption

Jakarta, Gatra.com - Peran penasehat investasi yang independen di Indonesia masih belum cukup familiar dalam industri pasar modal. Bandingkan dengan negara tetangga Malaysia, penasehat investasi berkontribusi 70% pada penawaran produk reksadana. 

“Kami ingin mendorong iklim investasi di kalangan masyarakat melalui pendampingan, edukasi dan sosialisasi produk-produk investasi pasar modal yang tepat dan independen,” ujar Ari Adil, pendiri dan komisaris PT Jagartha Penasehat Investasi (JPI) dalam acara peluncuran perusahaan penasehat itu di kawasan Kebayoran Baru. Jakarta Selatan, hari ini (14/8).

Ari mengatakan, kepemilikan investor lokal hingga Mei 2018 meningkat menjadi 52,21% dari kapitalisasi pasar yang mencapai Rp6.450 trilyun. Tren ini harus dibarengi pemahaman investasi oleh para investor. Salah satu pihak yang diharapkan berperan dalam pemberian edukasi yakni perusahaan penasehat investasi.

Selanjutnya, menurut Ar, peran perusahaan semacam ini masih belum familiar di Indonesia. Beda dengan Cina atau Amerika Seikat. Di dua negara tadi, peran perusahaan penasehat investasi sangat penting dan berkontribusi pada keputusan besar investor.

Sementara itu, menurut pendiri dan direktur PT Jagartha Penasehat Investasi yang lain, FX. Iwan, pihaknya berupaya membantu pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, melalui investasi.

Untuk jangka panjang, JPI akan melakukan pendekatan berbasis teknologi digital. Khusus untuk generasi milenial. Hal ini mengacu juga pada data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang menunjukkan per April 2018, jumlah penduduk Indonesia yang berinvestasi masih dalam prosentase 0.5% atau sekitar 1,3 juta jiwa dari total jumlah penduduk Indonesia.

Sebagai informasi, menurut UU Pasar Modal, penasehat investasi merupakan pihak yang memberi nasehat kepada pihak lain mengenai penjualan atau pembelian efek. Penasehat dituntut untuk dapat memberikan nasihat, membuat analisa dan membuat laporan kepada nasabah atau investor. 


Reporter: Umaya Khusniah

Editor: Aries Kelana

 

Umaya Khusniah
14-08-2018 10:36