Main Menu

Ini 4 dari 12 Wirausaha yang Mendapat Bantuan dari DBS Foundation

Aries Kelana
30-08-2018 13:18

DBS Foundation (Dok. DBS / FT02)

Singapura, Gatra.com -  Sebanyak 12 wirausaha sosial yang tersebar di berbagai negara di Asia mendapatkan bantuan dari DBS Foundation, yayasan milik DBS Group di Singapura. Ke-12 wirausaha lokal yang tersebar di Singapura, Indonesia, Hong Kong, India, dan Taiwan.

Bantuan tersebut dalam bentuk hibah sebesar total S $ 1,25 juta dan merupakan bagian dari Program 2018 Hibah Perusahaan Sosial. Pemberian hibah tadi berlangsung di Singapura, Kamis (30/8).

Adapun tujuan Pemberian hibah Adalah untuk review mendorong wirausaha sosial hearts menyebarkan innovation sosial di Bidang-bidang seperti inklusi sosial, Pekerjaan Dan Penghasilan Bagi kaum marjinal, kelestarian Lingkungan Dan Solusi Pengelolaan Limbah, Serta keberlanjutan Pangan.

* Menurut Karen Ngui, Anggota Dewan DBS Foundation dan DBS Kepala Grup Pemasaran Strategis & Komunikasi, selama empat dalam Tahun DBS Program Yayasan Sosial Perusahaan Grant, pihaknya Telah Menjadi Saksi pertumbuhan Jangka Waktu wirausahawan muda Yang bersemangat di different Tempat, Yang creates Solusi-Solusi inovatif untuk review proyek sosial yang berkelanjutan.

Mulai dari membuat aplikasi yang membantu para tunanetra; drone yang mendistribusikan obat-obatan ke daerah terpencil; menggunakan rumput laut dan bunga sebagai dasar kemasan; atau kecerdasan buatan (AI) untuk mengurangi pemborosan makanan.

Sebagai organisasi yang memiliki tujuan kemasyarakatan, DBS turut membantu para pengurus dalam perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih baik. “Langkah yang berarti menyediakan sarana, pengetahuan, dan jaringan yang mereka butuhkan dalam mengembangkan dan mencapai hasil yang lebih baik untuk kepentingan sosial,” sebut dalam rilis yang diterima Gatra.com .

Hibah ini akan mengarahkan wirausaha sosial untuk meningkatkan layanan mereka, mempersembahkan tujuan mereka, meningkatkan proses kerja atau mengembangkan bisnis yang ada dalam pencapaian sosial yang lebih besar.

Para penerima hibah asal Indonesia tahun ini (silakan lihat terpisah untuk daftar lengkap penerima hibah) termasuk, antara lain:

Evoware dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan gaya hidup yang ramah lingkungan dan menyediakan nilai-nilai inovatif untuk masyarakat perkotaan. Kemasan ( bio-packaging ) berbahan dasar rumput laut yang dikembangkan untuk mengisi kemasan plastik untuk produk makanan dan non-makanan, merupakan inovasi yang relevan dan tepat waktu, khususnya dengan 150 juta ton limbah plastik yang mencemari laut saat ini. Kemasannya bersifat bio-degradable, dapat dimakan dan kaya akan serat, yang menyediakan berbagai manfaat bagi lingkungan dan makhluk hidup.

GandengTangan.org menghubungkan pemilik di Indonesia yang membutuhkan, dengan investor yang ingin menciptakan dampak sosial. GandengTangan.org merupakan platform platform yang dapat digunakan untuk membangun inklusif keuangan di Indonesia. Selain itu, platform ini juga menawarkan akses ke pemilik, yang didukung oleh para investor. Hibah akan digunakan untuk meningkatkan produk dengan teknologi pembelajaran dan data ilmiah untuk akurat, serta merekrut tenaga terampil.

Mycotech adalah sebuah wirausaha sosial yang membantu meningkatkan daur ulang limbah pertanian dan meningkatkan pendapatan bagi para petani di Indonesia. Dengan menggunakan teknologi yang dipatenkan, Mycotech menghasilkan sebuah perekat yang menyatukan serat organik - menciptakan bahan bangunan yang ramah lingkungan, kokoh, dan ringan. Bahan bangunan ini dapat menghasilkan panel dan ubin yang mewah untuk perabot, rak, dan perlengkatan interior lainnya. Petani kecil yang direkrut sebagai mitra Mycotech juga meningkatkan pendapatan dengan mengembangkan limbah agrikultur.

SukkhaCitta diberi tanggung  jawab yang inklusif dengan membentuk generasi baru para pengrajin, yang dapat bersaing di pasar global dan akan menemukan hasil karya mereka. Para wirausaha sosial ini adalah yang terbaik di bidang ekonomi dan sosial. SukkhaCitta mengapresiasi pengrajin rumahan Indonesia di pusat dengan memberikan pengetahuan tentang industri tentang pelatihan dan sertifikasi yang sesuai dengan pasar internasional, termasuk dalam bidang industri.


Editor: Aries Kelana 

Aries Kelana
30-08-2018 13:18