Main Menu

Dalam Tiga Hari Berturut Harga Emas Berjangka Turun

Birny Birdieni
31-08-2018 06:00

Emas Batangan (REUTERS/Kim Hong-Ji/yus)

Chicago, Gatra.com-  Selama tiga hari berturut-turut, perdagangan emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange terus merosot tertekan akibat penguatan nilai mata uang dolar Amerika Serikat.

 

Dalam akhir perdagangan Kamis (30/8) waktu setempat nilai kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember ditutup pada angka US$1.205, per ounce. Angkanya turun sebanyak 0,54% atau US$6,5 dolar AS,

Seperti dilansir dari Antara disebutkan bahwa dalam dua hari sebelumnya ekspektasi untuk suku bunga AS yang lebih tinggi juga telah membatasi kenaikan dan menempatkan kontrak emas di bawah tekanan.

Demikian juga dengan Greenback, kebijakan menaikkan kurs mata uang di negara G7 pun mengalami kenaikan. Indeks dolar Amerika Serikat terhadap mata uang Jerman, Perancis, serta Inggris, Kanada, dan Italia naik naik 0,13% menjadi 94,7305 pada pukul 20.00 GMT.

Greenback menguat karena sejumlah data ekonomi AS terbaru telah memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan tetap pada laju kenaikan suku bunga yang stabil.

Kondisi emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan US$. Dimana artinya, jika US$ menguat maka emas berjangka akan turun. Sebab emas yang dihargakan dalam US$ menjadi mahal bagi investor dengan mata uang lainnya.

Untuk logam mulia lainnya, seperti perak telah turun 1,46% atau US$21,6 sen untuk pengiriman Desember. Penjualannya menetap di angka US$14,594 per ounce.

Demikian juga untuk penjualan Platinum pada penyerahan Oktober turun 0,6 % atau US$4,8. Ditutup dengan angka menjadi US$791,8 per ounce.


 

Birny Birdieni 

Birny Birdieni
31-08-2018 06:00