Main Menu

Kadin dan Kedubes Gandeng Diaspora Untuk Capai Target Ekspor 500 Persen

didi
01-09-2018 12:14

Duta Besar RI untuk Prancis Hotmangaradja MP Pandjaitan. (Dok.Kemenpar/RT)

Jakarta, Gatra.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendukung pemerintah dalam perluasan pasar ke negara-negara non-tradisional tujuan eksor seperti Afrika, Amerika Latin, Eropa, termasuk Eropa Timur hingga Skandinavia. Sejalan dengan itu, Kadin telah menetapkan target ekspor sebesar 500% untuk jangka waktu 2015 hingga 2030.

 

"Untuk mewujudkan target tersebut, Kadin membuka jalur distribusi melalui diaspora Indonesia bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) untuk melakukan promosi dan membuka jalur distribusi di luar negeri," kata Komite Tetap Perdagangan Kadin, Safari Azis dalam keterangan yang diterima Gatra.com, Sabtu (1/9).

Menurut Safari, langkah pelibatan diaspora selain promosi juga untuk membuka jalur distribusi dengan membuka toko dan rumah makan dengan menggunakan atribut Indonesia.

Dia mengatakan, pihak Konsulat Jenderal (Konjen) Jerman akan menginventarisir kebutuhan WNI yang ada di Jerman pada produk makanan dan lain-lainnya. Selain itu, Konjen juga akan menyampaikan daftar produk-produk dan komoditas yang dibutuhkan Jerman secara khusus.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan Konjen, nanti akan didatangkan juga tenaga ahli dari Jerman untuk bantuan teknis UKM yang ada di Indonesia agar produk yang dihasilkan sesuai dengan standar dan aturan memasuki pasar Jerman,” jelas Safari.

Lebih lanjut Safari mengatakan, tenaga ahli ini adalah bantuan pemerintah Jerman kepada UKM Indonesia agar bisa memasuki pasar Eropa, khususnya Jerman. Pihaknya, kata Safari, telah melakukan kunjungan ke beberapa negara Eropa sebagai upaya membuka jalur distribusi melalui diaspora.

Komite Tetap Pengembangan Ekspor Kadin Nora Guitet juga telah melakukan pembicaraan dengan Duta Besar RI untuk Prancis Hotmangaradja MP Pandjaitan didampingi Atase Perdagangan, Megawati, di KBRI Prancis.

Sebelumnya, Dubes Hotmangaradja menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh rencana Kadin mencari pasar dan jalur distribusi produk Indonesia di Prancis.

“Kami akan memfasilitasi program 500% ekspor produk nontradisional Kadin. Kita akan bantu memediasi dengan pengusaha Prancis dan menyesuaikan peraturan peraturan yang harus diikuti, termasuk dengan melibatkan diaspora," tuturnya.

Setelah Perancis, Tim Kadin dan Kedutaan Besar RI menemui diaspora di Den Haag, Belanda yang didampingi oleh Atase Perdagangan. Setelah dari Belanda, kemudian bertemu dengan ITPC & Konsulat Jenderal RI dan diaspora di Hamburg sebelum bertemu dengan Duta Besar RI di Copenhagen dan diaspora di beberapa kota di Denmark.

Safari mengatakan, penyelenggaraan acara seperti itu dapat dijadikan sebagai upaya dalam mempromosikan keanekaragaman budaya, kuliner, dan produk Indonesia kepada masyarakat Denmark.

"Kami mengharapkan pasar ekspor Indonesia semakin luas dan produk ekspor kita lebih kompetitif di pasar internasional," kata dia.

Pihaknya mengaku akan mengadakan pertemuan dan sosialisasi dengan jajaran Dewan Pengurus Kadin Indonesia, Kadin Daerah, Asosiasi/Himpunan/Gabungan dan diaspora untuk dapat berpartisipasi dalam program peningkatan eksor nasional.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Hidayat Adhiningrat P

didi
01-09-2018 12:14