Main Menu

Dukung Swasembada Bawang Putih Kementan Berlakukan Wajib Tanam Pada Importir

Birny Birdieni
02-09-2018 17:59

Gudang penyimpanan bawang putih (dok. Kementan/yus4)

Jakarta, Gatra.com- Untuk mendukung target swasembada bawang putih tahun 2021 mendatang, pemerintah tengah menggiatkan perluasan area tanam. Yakni di antaranya dengan pemberlakuan wajib tanam bagi importir.

 

Keberhasilan tersebut bisa tercapai dengan suksesnya pertanaman 7.400 hektare lahan tahun ini. Mendukung program tersebut, pemerintah tengah menggiatkan perluasan area tanam di antaranya dengan pemberlakuan wajib tanam bagi importir.

Pemberlakuan wajib tanam dan produksi ini dengan kewajiban nilai minimal 5% dari total rekomendasi impor diajukan.

Direktorat Jenderal Hortikultura pun terus melakukan pengawalan dan pendampingan intensif di sentra utama sekaligus daerah yang tersebar di 78 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Agar produktivitas tinggi, maka ketersediaan benih yang cukup harus menjadi kepastian. "Saat ini benih lokal yang tersedia menurut data Ditjen Hortikultura bulan Agustus 2018 ada sebanyak 4.700 ton," kata Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan Suwandi dalam rilisnya kepada Gatra.com, Minggu (2/9).

Stok tersebut bersumber dari penangkar di empat, provinsi yaitu Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah, serta Jawa Timur, Sumatera Barat. Termasuk benih lokal di antaranya varietas Sangga Sembalun, Lumbu Hijau dan Lumbu Kuning.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
02-09-2018 17:59