Main Menu

Waspada Peredaran Benih Bawang Putih Palsu, Kementan Akan Proses Hukum Oknum Pelaku

Birny Birdieni
02-09-2018 18:08

Bawang putih (dok. Kementasn/yus4)

 

Jakarta, Gatra.com- Ditengah komitmen untuk memastikan pasokan benih lokal, Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan Suwandi menyayangkan munculnya isu benih bawang putih palsu serta pengoplosan benih. Butuh komitmen dari produsen untuk memegang teguh upaya berkomitmen pada prinsip menjaga mutu.

 

"Kementerian Pertanian tidak akan segan-segan untuk memproses secara hukum oknum yang bermain-main dengan mutu benih. Semoga komitmen ini tetap bisa dipertahankan dalam rangka mendukung swasembada bawang putih", jelas Suwandi dalam rilisnya kepada Gatra.com, Minggu (2/9).

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Hortikultura melalui surat edaran No 807/RC.210/D/08/2018, tanggal 24 agustus 2018 telah meminta seluruh Dinas Pertanian di sentra bawang putih untuk waspada peredaran benih palsu.

Penemuan indikasi benih palsu diminta segera dikonsultasikan ke Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih di wilayah masing-masing atau Direktorat Jenderal Hortikultura.

Salah seorang produsen dari Karanganyar, Bejo (40) mengaku masih tetap komit dalam menjaga mutu benih bawang putih. Penangkar benih yang memulai usahanya sejak tahun 2012 ini mengaku kaget mendengar berita adanya peredaran benih bawang putih palsu.

"Jangan halalkan segala cara untuk mendapatkan benih bawang putih. 'Kami masih tetap berkomitmen untuk mengikuti rambu-rambu penyediaan benih", ungkap Bejo.

Menyikapi peredaran benih palsu, Bejo menyatakan bahwa para petani biasanya dapat membedakan benih bawang putih asli, benih palsu, atau benih oplosan.

Produksi benih bulan Juli - Oktober di kelompoknya mencapai 24 Ton. Varietas Tawang Mangu Baru yang dihasilkan dari 40 Ha, benih tersebut akan diusulkan Ke BPSB TPH Provinsi Jawa Tengah untuk dilakukan sertifikasi benih.

Pengawas Benih Tanaman (PBT) yang juga Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) bidang perbenihan tanaman Provinsi Jawa Tengah, Purwono Rubito menambahkan bahwa saat ini masih banyak penangkar yang berkomitmen untuk menjaga mutu benih bawang putih.

PBT juga masih berkomitmen untuk tetap melaksanakan kegiatan pemeriksaan benih baik di lapang maupun di gudang. "Jika ada yang melakukan kesalahan dalam kegiatan pemeriksaan tersebut, itu adalah oknum, jangan disamakan semua PBT dan penangkar kita", ia menegaskan.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
02-09-2018 18:08