Main Menu

Atasi Kemiskinan dengan Manajemen Keuangan Keluarga

Umaya Khusniah
03-09-2018 16:51

Menteri PPN / Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (ANTARA/M Agung Rajasa/RT)

Jakarta, Gatra.com - Alissa Qotrunnada Munawaroh atau yang akrab disapa Alissa Wahid, hari ini Senin (3/9) menemui Menteri PPN / Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Pertemuan keduanya dalam rangka audiensi penguatan program manajemen keuangan keluarga.

 

Alissa menyatakan, biasanya masyarakat desa tidak tahu cara mengelola keuangan yang baik. Mayoritas mereka terjerat oleh konsumsi. "Jadi harus paham, bukan berapa banyak uang yang kita miliki tapi bagaimana kita mengelola itu," ujar putri sulung mantan Presiden RI ke-4, (Alm.) KH Abdurrahman Wahid ini. 

Manajemen keuangan keluarga kata Alissa mencakup bagaimana menciptakan konsumsi yang bertanggung jawab, memilih mana pengeluaran yang sesuai kebutuhan dan mana yang karena keinginan. "Kita ingin masyarakat merasa secure meskipun berpenghasilan minim, dengan manajemen keuangan keluarga," ujar Alissakepada Gatra.com.

Bambang Brodjonegoro menegaskan, pemahaman terhadap pengelolaan keuangan ini penting, karena akan berdampak bagi kesejahteraan keluarga itu sendiri. "Salah satu PR kita adalah mengurangi kemiskinan dan upaya pengentasannya harus dimulai dari unit keluarga," kata Bambang 

Menurutnya, jika membahas masalah keluarga, ada dua aspek penting. Pertama income generation dan kedua manajemen keluarga. Income generation terkait dengan kesempatan kerja dan masalah tenaga kerja. Sementara terkait manajemen keuangan keluarga, bertujuan mengurangi rasa khawatir dan pesimis dari keluarga dengan pendapatan yang relatif rendah.

Manajemen keluarga yang dibahas bersama Alissa antara lain mencakup bagaimana keluarga membelanjakan pendapatan maupun bagaimana cara keluarga ini mulai berinvestasi. Investasi dalam hal ini kata Bambang terkait dengan bagaimana ke depannya, keluarga ini tetap dapat menyekolahkan anak-anak atau menyiapkan kebutuhan lain di masa depan.

Bimbingan manajemen keuangan kata Bambang selama ini sudah dilakukan oleh Kementerian agama untuk pasangan yang baru akan menikah.

Namun Bambang dan Alissa berharap, program penyuluhan manajemen keuangan keluarga ini diperluas di Kementerian Sosial melalui PKH dan juga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

"Salah satunya manajemen konsumsi yang bertanggung jawab juga menjadi bagian dari manajemen keuangan keluarga," tambah Bambang.

 

Bambang menambahkan, kementerian PPN akan mengkoordinasi langsung program lintas kementerian ini. Pihak Kementerian PPN akan mencoba membuat link antara Kementerian Agama, kementerian Sosial dan juga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. "Ini kan tidak menambah anggaran atau menambah program baru, akan kita koordinasikan secepatnya," ujar Bambang.


Umaya Khusniah

Umaya Khusniah
03-09-2018 16:51