Main Menu

Ma’ruf Amin Lepas Ekspor Perdana Benih Padi Hibrida

Mukhlison Sri Widodo
04-09-2018 15:44

KH Ma'ruf Amin melepas ekspor Benih Padi Hibrida Sembada unggulan (GATRA/Abdul Hady JM/FT02)

Gresik, Gatra.com -  PT Biogene Plantation dipercaya mengekspor benih padi unggulan yang diberi nama Benih Padi Hibrida Sembada ke Brunei Darussalam. Ekspor itu atas permintaan negara Brunei Darussalam melalui Kementrian Luar Negeri.

 

Ekspor perdana ke Brunei, diberangkatkan secara resmi oleh Direktur Utama PT Biogene Bambang Priadi Priyono, dan disaksikan oleh Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin, dan Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj, di kantor PT Bigene Plantation di Desa Bambe, Driyorejo, Gresik, Senin (3/9) petang.

Turut hadir menyaksikan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Sumarjo Gatot Irianto, dan Dubes Brunei Darussalam Dato Seri Pahlawan Awang Haji Yussuf Bin Haji Abdul Rahman.

"Hari ini hari bersejarah bagi kami.  Yakni ekspor perdana ke Brunai Darusalam," kata Bambang Priadi.

Bambang menjelaskan, sebelum ada permintaan ekspor dari Brunai, PT Biogene telah melakukan penjajagan terlebih dulu ke Malaysia dan Vietnam selama tiga kali. Hasilnya tak mengecewakan.

"Karena itu, pemerintah kerajaan Brunei meminta benih padi yang berkualitas untuk ditanam di negara Brunai," kata Bambang Priadi.

Sebelum mengekspor benih padi hibrida ke Brunei, lanjut Bambang, PT Biogene juga pernah mengekspor benih jagung ke Bangladesh.

Dengan demikian, ekspor ini menjadi titik harapan baru bagi Indonesia sehingga tidak lagi dicap hanya sebagai negara pengimpor. "Kita buktikan bahwa Indonesia menjadi negara pengekspor," tegasnya.

Sementara itu, KH Ma'ruf Amin menegaskan, kemampuan ekspor harus terus didorong terus. Menurut dia, bukan hanya ke Brunei melainkan juga ke berbagai negara lain.

Bahkan juga bukan hanya padi, melainkan juga jagung dan produk-produk pangan lainnya. "Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan. Sehingga negara kita berubah dari negara pengimpor menjadi negara pengekspor," tegasnya.


Reporter: Abdul Hady JM
Editor: Mukhlison 

Mukhlison Sri Widodo
04-09-2018 15:44