Main Menu

Model Toyota Buatan Karawang Yang Paling Digemari Pasar Ekspor

Rosyid
05-09-2018 12:18

Presiden Joko Widodo menghadiri pelepasan ekspor mobil Toyota tahun 2018.(Setkab/re1)

Jakarta, Gatra.com - Selama lebih dari 30 tahun terakhir, ekspor otomotif PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencapai 1,3 juta unit. Pencapaian itu dirayakan di Tanjung Priok Car Terminal, Jakarta.

 

Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

“Kami mengapresiasi capaian ini, dan kehadiran Bapak Presiden Joko Widodo sebagai bentuk dukungan terhadap ekspor dengan Industri 4.0,” kata Airlangga saat memberi sambutan pada acara seremoni ekspor 1 juta unit Toyota di Jakarta, Rabu (5/9).

Toyota Indonesia mengekspor berbagai produk otomotif mulai dari kendaraan utuh atau Complete Built-up Unit (CBU), kendaraan terurai atau Complete Knock Down (CKD), mesin utuh tipe TR dan NR, komponen kendaraan hingga alat bantu produksi saat pengelasan berupa jig.

Terdapat sembilan kendaraan utuh bermerek Toyota yang diekspor ke mancanegara yaitu Fortuner, Kijang Innova, Vios, Yaris, Sienta, Avanza, Rush, Agya, dan Townace/Townlite.

Sport Utility Vehicle (SUV) Fortuner yang diproduksi di fasilitas manufaktur Toyota Karawang Plant 1, menyumbang volume terbesar.

Secara kumulatif, total volume ekspor Fortuner sejak pengapalan perdana pada 2006 berjumlah lebih dari 410.000 unit atau sekitar 30 persen dari total volume kumulatif ekspor CBU bermerek Toyota.

Jejak keberhasilan Fortuner diikuti oleh model sedan Vios dan Rush, di mana pada 2014 pabrikan otomotif asal Jepang ini memulai ekspor perdana Vios dalam jumlah signifikan ke negara Timur Tengah dengan volume rata-rata 3.000 unit per bulan.

Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono menyampaikan, perusahaan asal Jepang tersebut memaknai capaian ini sebagai pemicu semangat untuk bisa meningkatkan performa ekspor sehingga mampu membantu meningkatkan devisa negara di sektor otomotif.

“Kami juga mengucapkan terimakasih atas dukungan pemerintah, sehingga capaian ini bisa terwujud dengan baik,” ungkapnya kepada Antara.

Selain TMMIN, ekspor otomotif juga dilakukan  PT Mitsubishi Motors Kramayudha Indonesia (PT MMKI). Akhir April lalu, Presiden Jokowi melepas ekspor perdana Mitsubishi Expander ke Filipina.


Editor: Rosyid

Rosyid
05-09-2018 12:18