Main Menu

Dirjen Anggaran Sebut Postur RAPBN 2019 Sehat

Birny Birdieni
05-09-2018 13:44

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Askolani. (Dok.KemenKeu/RT)

Jakarta, Gatra.com- Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Askolani mengatakan bahwa postur Rancangan Anggaran Pembelanjaan Barang Negara (RAPBN) 2019 telah mencerminkan APBN yang sehat, adil, dan mandiri.

 

Sebelumnya, RAPBN 2019 menuai respon publik, sebab masih dinilai boros dengan naiknya gaji dan pensiunan PNS sekitar Rp26 triliun. Sehingga muncul kesan kalau ini upaya pencitraan Presiden Joko Widodo.

Namun hal itu dibantah Askolani. Ia menjelaskan bahwa RAPBN 2018 dinilai adil karena pajak akan menjadi insentif dalam menjaga daya beli masyarakat dan ekonomi.

Upaya itu melalui kenaikan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) dan penurunan tarif pajak penghasilan usaha mikro, kecil dan menengah menjadi 0,5%.

Kemudian ada insentif pajak bagi perusahaan, seperti tax holiday atau tax allowance. Hingga penguatan dan pembangunan fisik serta SDM. Juga memperkokoh pembangunan antara pusat dan daerah.

"RAPBN 2019 juga mandiri karena kontribusi perpajakan meningkat menjadi 83,1% dari sebelumnya sebesar 74% di tahun 2014. Pembiayaan dari utang juga semakin turun," ungkap Askolani.

Lalu untuk pertama kalinya sejak 2013 lalu, defisit APBN pun kurang dari 2%. Sebagai informasi, defisit anggaran pada 2017 lalu mencapai 2,51%. Kemudian defisit anggaran menurut outlook 2018 di kisaran 2,12% dari PDB.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
05-09-2018 13:44