Main Menu

Ini Dia Alasan Kenapa Pemerintah Naikan Gaji PNS di Tahun 2019

Birny Birdieni
05-09-2018 21:15

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Askolani.(ANTARA/re1)

Jakarta, Gatra.com- Kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil dan Pensiunan PNS dengan anggaran sebesar Rp26 Triliun dalam postur Rancangan Anggaran Pembelanjaan Barang Negara (RAPBN) 2019 menjadi sorotan.

 

Sebab kebijakan itu dinilai populis sebagai bentuk pencitraan Presiden Joko Widodo. Terutama untuk mengamankan suara menjelang Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Askolani  membantah hal tersebut. Ia mengatakan sudah tiga tahun tidak ada kenaikan gaji pokok pada PNS.

"Selama ini yang naik tunjangan gaji ke-13 dan tunjangan hari raya," kata Askolani di Jakarta, Rabu (5/9). Rencananya, pemerintah akan menaikkan gaji PNS sebesar 5%.

Lalu kenapa tiga tahun sebelumnya tidak diberikan kenaikan Gapok? Askolani mengatakan bahwa hal itu dinilai akan membebani pembiayaan ke Taspen.

"Dengan tunjangan maka berkurang dan tidak ada kewajiban itu (Taspen)," ujarnya. Nah dengan kurun waktu tiga tahun, Askolani menyebut sudah sebaiknya ada kenaikan Gapok.

"Perlu naik karena adopsi inflasi. Dengan naik 5%, maka misal (inflasi) naik per tahun 3% maka 3 tahun berapa. Tapi fiskal kita cukup 5% saja," ungkap Askolani.

 


Birny Birdieni

Birny Birdieni
05-09-2018 21:15