Main Menu

Strategi IPC Genjot Ekspor Industri Otomotif Nasional

Flora Librayanti BR K
06-09-2018 07:30

IPC Genjot Ekspor Otomotif. (Dok. Pelindo II/ IPC/RT)

Jakarta, Gatra.com – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia siap ekspor kendaraan utuh (CBU) sebanyak 1,3 juta unit melalui PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC.

 

“Peluncuran ini membuktikan bahwa IPC berhasil memfasilitasi kegiatan ekspor industri otomotif yang diproduksi di dalam negeri,” ujar Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya, saat mendampingi Presiden Joko Widodo, di area Indonesia Kendaraan Terminal, Jakarta, Rabu (5/9). “Kami akan terus memodernisasi fasilitas kepelabuhanan untuk mendukung industri di Tanah Air,” janji Elvyn kemudian.


Sebagai pintu gerbang utama kegiatan ekspor-impor, IPC terus menggenjot fasilitas kepelabuhanan demi memperlancar ekspor-impor. Pelabuhan-pelabuhan yang dikelola IPC disebut memasuki era baru, di mana hampir semua kegiatan dan fasilitas pendukungnya memanfaatkan teknologi digital. “Sehingga aktivitas ekspor-impor lebih cepat, lebih mudah, dan semakin murah. Termasuk untuk memfasilitasi industri otomotif nasional” kata Elvyn.

Dengan fasilitas yang ada saat ini, maka bisa dilakukan efisiensi biaya logistik. Dengan demikian, produk industri di Tanah Air bisa bersaing dan berkompetisi dengan negara-negara lain.

“Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah yang mendorong agar industri otomotif Tanah Air dapat berkembang lebih pesat. Misalnya dengan melakukan penyederhanaan regulasi dan mempersiapkan berbagai infrastruktur pendukung,” sebutnya.

Terkait distribusi produk otomotif, IPC melalui anak perusahaannya PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPC Car Terminal/ IPCC) terus membangun layanan terminal kendaraan. Termasuk diantaranya memfasilitasi keluar masuk alat berat seperti excavator, bulldozer, lokomotif, serta suku cadang lainnya dengan sistem yang terintegrasi. IPC sendiri memiliki fasilitas lengkap untuk jasa Vehicle Processing Center (VPC), Equipment Processing Center (EPC), PortStock, termasuk kualitas akses jalan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri otomotif.


Flora Libra Yanti

 

Flora Librayanti BR K
06-09-2018 07:30