Main Menu

Survei The Economist: Pebisnis Waspada Keamanan Pangan

Aries Kelana
06-09-2018 07:42

The Economist Intelligence Unit. (Dok.The Economist Intelligence Unit/RT)

Jakarta, Gatra.com -- The Economist Intelligence Unit, bagian dari usaha Majalah The Economist, melakukan survei terhadap perekonomian yang disiarkan Kamis (6/9). Salah satu hasil surveinya adalah para pengusaha kawatir soal keamanan pangan. “Sebanyak 90% responden mengungkapkan keprihatiannya soal sistem pangan lokal,” bunyi hasil survei tadi.

 

Mereka kawatir mengenai kualitas pangan lokal. Mereka menganggap bahwa petani pangan lokal harus diberi pengetahuan mengenai standar kemanan pangan. “Harus dilakukan pendidikan pada petani dan meningkatkan infrastruktur rantai pasokan,” ujarnya.

Namun demikian, hal tersebut harus didukung pula oleh faktor-faktor lain. Faktor-faktor itu adalah peraturan, kebijakan perbatasan, bea impor, pajak, budaya makanan, program swasembada dan pembangunan ekonomi yang tidak merata.

Kesimpulan survei tadi juga menyebutkan bahwa rantai pasokan terpecah-pecah, perubahan struktural dalam pola makan di Asia,dan tantangan air. Maka, perlu peran inovasi dalam menciptakan solusi dan makanan baru untuk masa depan.

Para ahli melihat kurangnya kebijakan, lembaga dan peraturan yang koheren sebagai masalah mendasar yang perlu ditangani bagi sistem pangan Asia agar benar-benar membuat kemajuan yang diperlukan.

“Seiring pertumbuhan populasi dan urbanisasi di Asia, sangatlah penting agar kerjasama regional ditingkatkan dan rantai pasokan pangan menjadi lebih cerdas, terintegrasi lebih baik dan lebih efisien,” kata manajer proyek survei ini, Rashmi Dalai

“Namun, ini bukan tugas yang mudah. Suatu ekosistem kompleks dari kebijakan yang sering berlainan dan masalah sosial perlu disejajarkan. Hal ini hanya dapat dilakukan dengan terlebih dahulu menyetujui masalah yang ada dan keadaan mendesak yang perlu segera mereka tangani,” ujar Dalai yang juga Managing Editor the Economist Intelligence Unit.


Aries Kelana

 

Aries Kelana
06-09-2018 07:42