Main Menu

Urban Sky Resmi Luncurkan 1.700 Unit

didi
09-09-2018 18:01

Peluncuran 1.700 Unit Urban Sky. (Dok. Urban Jakarta Propertindo/re1)

Jakarta, Gatra.com - Menyasar kelompok masyarakat menengah, PT Urban Jakarta Propertindo (UJP) secara resmi meluncurkan 1.700 unit apartemen di tower pertama Urban Sky berkonsep Transit Oriented Development (TOD).

 

Dalam keterangan pers yang diterima Gatra.com, Minggu (9/9), Direktur Pengembangan Usaha sekaligus Sekretaris Perusahaan Urban Jakarta, Tri Rachman Batara menyampaikan peluncuran ini sekaligus juga menandakan dimulainya penjualan unit-unit apartemen yang berlokasi di Cikunir tersebut kepada masyarakat umum.

“Apartemen Urban Sky merupakan hunian berkonsep TOD di mana stasiun LRT (Light Rail Transit) dihubungkan langsung dengan kawasan apartemen. Dengan demikian penghuninya tidak perlu memiliki mobil pribadi, melainkan cukup menggunakan LRT yang stasiunnya sangat mudah dicapai,” jelas Batara.

Sementara itu, GM Pemasaran Urban Jakarta, Hilman Sani Pradhana mengungkapkan bahwa Urban Sky menyasar kelompok masyarakat menengah yang sehari-harinya bekerja, sekolah, serta beraktivitas di kota Jakarta namun bertempat tinggal di wilayah Bekasi atau wilayah pinggiran kota Jakarta lainnya.

Apartemen ini dipatok di harga sekitar Rp 13 juta-an per meter persegi. Soft launching sudah dilaksanakan sejak Juli 2018 lalu. Saat diluncurkan hari ini, cukup banyak yang sudah menyatakan berminat serta akan mengkonfimasi pembelian bahkan memilih unit.

“Kami yakin bahwa kami dapat menjual 1700 unit dari tower pertama ini dalam enam bulan ke depan. Selanjutnya kami mulai memasarkan tower kedua pada kuartal kedua 2019,” tambah Hilman.

Urban Sky adalah hunian dengan konsep TOD di jalur LRT Jakarta-Bekasi. Nantinya akan terdiri dari dua tower besar terdiri dari 3.300 unit apartemen dan 4.600 m2 area komersial serta area publik termasuk sarana olah raga. Lalu ada sekitar 25.000 m2 area parkir (gedung). Seluruhnya dibangun di atas lahan seluas 12.650 m2. Adhi Persada Gedung (APG) adalah kontraktor yang ditunjuk oleh Urban Jakarta terutama karena pengalamannya membangun fasilitas dengan konsep serupa di beberapa lokasi lainnya.

PT Urban Jakarta Propertindo adalah perusahaan pengembang nasional yang didirikan pada 2016. Saat ini Urban Jakarta tengah mengembangkan empat proyek berkonsep TOD. Dua diantaranya, yaitu Gateway Park di Jaticempaka dan Urban Signature di Ciracas. Keduanya merupakan proyek kerjasama operasi (KSO) dengan PT Adhi Commuter Properti. Sementara dua proyek lainnya yakni Urban Sky dan Urban Suites di Cikunir sepenuhnya dimiliki dan dikembangkan oleh UJP.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan per 2017, Urban Jakarta memiliki total aset sebesar Rp1,05 triliun. Diperkirakan nilai aset-aset tersebut akan cepat bertumbuh seiring dengan pengembangan usaha perusahaan dan pertumbuhan nilai aset terutama setelah proyek LRT selesai dan beroperasi.

Perusahaan ini juga berniat melaksanakan Penawaran Saham Perdana atau IPO pada akhir 2018 ini. Tujuannya untuk memperkuat struktur modal sehingga dapat lebih progresif melaksanakan proyek-proyek selanjutnya yang berbasis pada gaya hidup modern masyarakat urban.


 

Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Flora L.Y. Barus

 

 

 

didi
09-09-2018 18:01