Main Menu

BAZNAS Pamerkan Produk Pertanian Mustahik

Arif Prasetyo
09-09-2018 22:33

Pamerkan Produk Pertanian Mustahik (GATRA/Arif Prasetyo/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memamerkan lebih dari 40 produk pertanian mustahik pada Event Agrinex Expo ke-12 di Hall A Jakarta Convention Center (JCC) pada 7-9 September 2018. Produk pertanian binaan BAZNAS ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa Barat, Banten, Sulawesi Selatan, Toraja hingga Nusa Tenggara Timur.

 

Para mustahik, badan atau orang yang berhak menerima zakat atau sedekah, ini didorong untuk memperoleh nilai lebih dari setiap dagangannya sehingga dapat meningkatkan penghasilan. Dana zakat yang ditunaikan oleh orang muzaki, BAZNAS membantu mereka mulai dari permodalan, peningkatan kapasitas produksi hingga pengembangan akses pasar.

Anggota BAZNAS, Nana Mintarti mengatakan, BAZNAS membuat program pemberdayaan bagi petani desa karena melihat kenyataan bahwa sebesar 70% kemiskinan berada di pedesaan, dan sebagian besarnya adalah petani. Dana zakat digunakan untuk mengintervensi masalah ini agar para petani tidak meninggalkan lahan dan mencari sumber penghidupan baru dengan berpindah ke kota.

"Zakat memberikan penguatan-penguatan baik dalam skill, teknologi maupun etos kerja," katanya dalam talkshow "Zakat untuk Petani" yang diselenggarakan di sela pameran berlangsung, Sabtu (8/9).

Dalam talkshow tersebut, Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. Nasaruddin Umar mengatakan, dana zakat dapat dimanfaatkan untuk melakukan sesuatu yang lebih besar bagi kesejahteraan petani.

"Untuk mengoptimalkan peran BAZNAS dalam memajukan petani, perlu bantuan media massa sehingga masyarakat dapat terpacu semangatnya menunaikan zakat yang nanti manfaatnya akan langsung dirasakan oleh mustahik, seperti para petani ini," jelas Nasaruddin.

Kegiatan pameran ini merupakan bagian dari pendayagunaan zakat yang dilakukan BAZNAS. Diharapkan pameran ini dapat membuka akses pasar, business matching, dan perluasan jaringan kerja sama bagi para mustahik. Kegiatan pemberdayaan terhadap mustahik juga terus dilakukan dengan pendamping program sebagai ujung tombak yang berperan pada peningkatan kapasitas dan perubahan perilaku.


Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
09-09-2018 22:33