Main Menu

CIMB Niaga Siap Talangi Pembiayaan Faskes BPJS Kesehatan

Mukhlison Sri Widodo
12-09-2018 12:34

Penandatanganan kerjasama BPJS Kesehatan dan CIMB Niaga (GATRA/ Umaya Khusniah/yus4)

Jakarta, Gatra.com -PT Bank CIMB Tbk (CIMB Niaga) kini menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kerja sama ini terkait dengan Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). 

"Meski kami bank ke 10 yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kami ingin beri keyakinan kalau kami akan beri servis yang terbaik," ujar Pandji P. Djajanegara, Direktur Syariah Banking CIMB Niaga dalam acara penandatanganan kerja sama antara BPJS Kesehatan dan CIMB Niaga Rabu (12/9). 

Kerja sama ini bertajuk konfirmasi atas data pembiayaan palayanan kesehatan peserta JKN-KIS kepada fasilitas kesehatan yang berkerja sama dengan BPJS Kesehatan. Artinya, bank akan memberikan dana talangan piutang kepada RS atau fasilitas kesehatan, bilamana BPJS Kesehatan telat membayar dana kepada RS dan Faskes. 

Menurut Pandji, pihaknya sangat antusias karena ini merupakan hal baru bagi CIMB Niaga. Ia yakin banyak faskes akan memilih CIMB Niaga karena bank swasta terbesar kedua ini juga menawarkan solusi lengkap dan komprehensif untuk semua kebutuhan finansial faskes  dengan memanfaatkan teknologi terkini. 

Pandji juga berharap kerjasama dengan BPJS Kesehatan tidak hanya terkait dana talangan piutang ini, namun bisa dalam bentuk lain semisal CSR bersama. 

Pada kesempatan yang sama, Kemal Imam Santoso, Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan mengatakan ada tiga pesan yang tersirat dari kerja sama antara CIMB Niaga dan BPJS Kesehatan. 

Pertama, kerjasama ini merupakan salah satu cara mempertanggung jawabkan iuran BPJS Kesehatan. "Masyarakat harus tahu iuran yang mereka setor itu untuk apa," ujarnya. 

Kedua, kerja sama semacam ini sebagai penilaian apakah BPJS mengelola keuangan secara efisein atau tidak. Ketiga, kerja sama ini juga ikut berperan serta dalam menjaga kualitas layanan kesehatan di faskes atau RS. 

"Karena tanpa kelancaran arus kas di RS, maka layanan kesehatan tidak dapat diberikan dengan baik," katanya lagi.


Umaya Khusniah

Mukhlison Sri Widodo
12-09-2018 12:34