Main Menu

Islamic Expo 2018, Cara BNI Syariah Dongkrak Bisnis Haji dan Umroh

didi
12-09-2018 14:20

BNI Syariah International Islamic Expo 2018. (Dok.IIE International 2018/RT)

Artikel Terkait

Jakarta, Gatra.com- Guna mendukung pengembangan bisnis haji dan umroh, PT Bank BNI Syariah bersama Alia Convex menggelar BNI Syariah International Islamic Expo 2018 yang akan dilaksanakan pada 21-23 September 2018 bertempat di Jakarta Convention Centre (JCC).

 

Pameran haji dan umroh ini digelar sejalan dengan antusiame masyarakat yang sangat besar untuk melakukan perjalanan ibadah umroh, haji, dan wisata muslim ke berbagai negara.

Direktur Bisnis Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati menilai, Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dengan jumlah kuota haji saat ini terbesar di dunia yaitu sebanyak 221.000 jamaah, dan jumlah jamaah umroh dari Indonesia saat ini terbesar nomor dua di dunia.

“Melihat hal ini, tentu peluang di bisnis haji dan umroh di Indonesia sangatlah besar, sehingga potensi ini harus dimaksimalkan,” ujar Dhias dalam keterangan yang diterima Gatra.com, Rabu (12/9).

Menurutnya, BNI Syariah International Islamic Expo 2018 merupakan gelaran pameran travel haji dan umroh terbesar di Indonesia. Acara ini diikuti oleh 140 tenant supply chain yang menyokong kegiatan haji dan umroh dan membentuk halal ecosystem, baik dari dalam maupun luar negeri, 58 perusahaan internasional yang bergerak di bidang haji dan umroh (penyedia jasa hotel, transportasi, visa, catering dan telekomunikasi), 25 perusahaan penyelenggara resmi perjalanan umrah dan haji khusus.

Selain itu, ada juga 35 perusahaan dalam negeri yang bergerak dalam bidang makanan minuman halal, kosmetik dan fashion untuk menunjang Indonesia sebagai tujuan wisata halal dunia, serta 22 perwakilan internasional yang terdiri dari maskapai penerbangan, perwakilan negara-negara sahabat dari tujuan wisata halal yang datang dari negara-negara di Timur Tengah, Central Asia, Eropa dan Asia.

BNI Syariah International Islamic Expo 2018 akan dihadiri oleh para stakeholders baik dari dalam maupun luar negeri dengan sasaran utama dari negara-negara Timur Tengah, ASEAN, Eropa, dan Central Asia yaitu Saudi Arabia, Uni Emirate Arab, Jordania, Mesir, Turki, Syria, Palestina, Uzbekistan, China, Korea, Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam, serta kedutaan negara-negara sahabat yang memiliki tujuan wisata Muslim, dan tentu stakeholders dari Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia.

Dengan terselenggaranya BNI Syariah International Islamic Expo 2018, Dhias berharap, acara ini dapat mempertemukan para stakeholders dari negara-negara tujuan wisata Muslim di dalam satu kegiatan pameran yang bertaraf internasional serta mengedukasi masyarakat mengenai perjalanan haji dan umroh.

BNI Syariah kata dia, hadir dalam event ini untuk memberikan solusi keuangan bagi segenap stakeholders, baik dari sisi B to C maupun B to B.

“Kami mendukung pengembangan bisnis haji dan umroh dengan memberikan kemudahan akses kepada masyarakat dalam beribadah haji dan umroh serta melakukan wisata halal,” ujarnya.

Dalam event International Islamic Expo, BNI Syariah juga akan meluncurkan campaign Indonesia Berhaji pada 21 September 2018, di mana BNI Syariah mengajak segenap masyarakat untuk mempersiapkan keberangkatan haji selagi muda mengingat masa tunggu ibadah haji semakin panjang bahkan mencapai 30 tahun.

“Nasabah BNI Syariah juga dapat memiliki Kartu Haji dan Umroh Indonesia apabila membuka rekening tabungan BNI iB Baitullah Hasanah,” tuturnya.

Kartu ini, ia menjelaskan, berfungsi sebagai alat transaksi yang dapat digunakan di Tanah Suci, sehingga para jamaah tidak perlu membawa uang cash berlebih dan dapat melakukan tarik tunai di mesin ATM Bank Al Rajhi dengan menu pilihan bahasa Indonesia.

“Dengan demikian, jamaah dapat beribadah dengan lenih khusyuk. Dengan platform teknologi yang sama dengan BNI Induk, BNI Syariah senantiasa berinovasi untuk mengembangkan fitur-fitur bertransaksi melalui online (digital banking),” jelasnya.



Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Birny Birdieni

didi
12-09-2018 14:20