Main Menu

Kebijakan Pemerintah Dinilai Temporer, Begini Usul HMI MPO Atasi Rupiah

Birny Birdieni
12-09-2018 22:51

Uang rupiah (GATRA/AdiWidi Yansah/yus4)

Jakarta, Gatra.com- Komisi Ekonomi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (MPO) mengeluarkan hasil kajian dan rekomendasi terkait situasi melemahnya nilai tukar rupiah akhir-akhir ini.

 

Zuhad mengatakan bahwa kebijakan dimaksud memang dibutuhkan. Tapi tidak mampu menyelesaikan masalah secara mendasar serta tidak mampu memperkuat fundamental perekonomian nasional. 

"Dalam rangka membangun daya tahan perekonomian nasional khususnya dalam menghadapi pelemahan rupiah, pemerintah perlu berupaya lebih keras," kata Zuhad dalam rilis yang diterima oleh Gatra.com, Rabu (12/9).

Pertama, saran Zuhad pemerintah harus
mewujudkan kedaulatan pangan dan energi nasional. "Agar tidak bergantung pada pangan serta minyak impor serta dapat menjaga konsumsi masyarakat," paparnya. 

Kedua, lanjut lulusan Pasca Sarjana UII Yogyakarta ini, pemerintah mesti menerapkan kebijakan yang tegas serta insentif untuk menyimpan dana devisa hasil ekspor di perbankan domestik.

“Ketiga menerapkan target untuk membuka pasar-pasar baru ekspor melalui atase-atase perdagangan RI di luar negeri," kata Zuhad menjelaskan. 

Selanjutnya, Keempat mengembangkan destinasi dan meningkatkan infrastruktur pariwisata untuk mendorong peningkatan devisa dari sektor pariwisata.

"Kelima, menerapkan kebijakan yang mendorong peningkatan kepemilikan domestik pada surat utang maupun saham dan Keenam, mendorong Presiden untuk menertibkan para menteri kabinet yang kecanduan praktek impor," pungkasnya. 


Birny Birdieni

Birny Birdieni
12-09-2018 22:51