Main Menu

Sah! Pembelian Saham Produsen Axioo Oleh Erajaya

Aries Kelana
21-09-2018 08:07

Ilustrasi.(Shutterstock/re1)

Jakarta, Gatra.com -- PT Erajaya Swasembada boleh berlega hati. Majelis hakim komisi Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang dimpin Kurnia Toha memandang Erajaya yang telat melaporkan pembelian saham PT Axioo International (produsen telepon seluler bermerk Axioo), tidak melanggar hukum. 

 

Menurut majelis hakim seperti dalam rilisnya yang diterima Gatra.com, Jumat (21/9), pembelian saham Erajaya terhadap Axioo sebelumnya dinilai udah terlambat 145 hari kerja dari ketentuan 30 hari setelah pembelian saham itu berkekuatan hukum atau dilaporkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. 

Erajaya melapor pengambialihan saham pada 7 Juli 2015. Ketika itu Erajaya membeli saham Axioo senilai Rp5,1 miliar. Dengan pembelian itu, struktur kepemilikan saham Axioo menjadi Erajaya (51%) dan PT Exa Nusa Persada sebesar 49% dengan nilai nominal Rp4,9 miliar. Sebelumnya dilakukan proses akuisisi yang berlangsung pada 26 Mei 2015.

Dengan penggabungan itu nilai aset Erajaya jadi Rp6,1 triliun, sedangkan nilai penjualan Rp14,5 triliun.

"KPPU, melalui Direktorat Merger menyampaikan surat kepada terlapor (Erajaya) dan diterima terlapor pada tanggal 30 Desember 2015, sedangkan terlapor membelasnya dengan menyampaikan pemberitahuan pengambilalihan saham secara resmi kepada KPPU pada tanggal 10 Februari 2016," bunyi pernyataan majelis hakim.

Namun terhadap dakwaan itu, Erajaya berdalih bahwa pembelian saham Axioo itu terkait dengan pemenuhan Peraturan Menteri Perdagangan mengenai Ketentuan perusahaan IT Telepon Seluler, Komputer Genggam dan Komputer Tablet, dimana penjualan alat itu yang didasarkan penunjukkan dari pabrik di luar negeri wajib mendirikan industri telepon seluler, komputer dan komputer tablet paling lambat 3 tahun terhitung diterbitkannya penetapan sebagai IT telepon seluler, komputer genggam dan komputer tablet. Erajaya memilih Axioo yang sudah memiliki pabrik perakitan barang-barang tersebut.

Dengan begitu, majelis hakim memutuskan untuk mengecualikan peraturan mengenai pelaporan pengambilalihan saham pada transaksi yang dilakukan Erajaya terhadap Axioo.


Aries Kelana

 

Aries Kelana
21-09-2018 08:07