Main Menu

PTPP Kembali Sabet ASIAN Power Awards

didi
21-09-2018 14:05

PTPP Kembali Sabet ASIAN Power Awards. (Dok. PTPP/yus4)

 

Jakarta, Gatra.com - PT PP (Persero) Tbk meraih penghargaan Asian Power Awards 2018. Ini merupakan ajang penghargaan bergengsi di Asia yang dijuluki sebagai Oscar di bidang power (energi).

Acara penghargaan tersebut dihadiri lebih dari 100 senior eksekutif dan tokoh industri. Perusahaan konstruksi dan investasi ini menyabet dua penghargaan sekaligs. Pertama, kategori Dual Fuel Power Plant of the Year - Gold Award untuk Proyek Mobile Power Plant and Fixed Type Gas Engine Power Plant Package VIII - Jayapura and Kendari.

Penghargaan kedua pada kategori Geothermal Power Project of the Year - Gold Award untuk Proyek EPCC Rehabilitation Works PLTP Kamojang Unit 1.
Perhargaan tersebut diterima langsung oleh Abdul Haris Tatang, Direktur EPC dan Kerjasama Luar Negeri PTPP.

Perseroan berhasil mempertahankan menjadi juara selama tiga tahun berturut-turut yang diraihnya sejak tahun 2016,” kata Abdul Haris dalam keterangan yang diterima Gatra.com, Jumat (21/9).


Profil Proyek PLTP Kamojang & MPP Paket 8

Proyek Kamojang merupakan Proyek Rehabilitasi proses Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geothermal Power Plant) unit 1 di Kamojang dengan kapasitas 30 MW dan ini merupakan salah satu renewable energy dimana PT Indonesia Power sebagai Pemilik Proyek.

Dengan rekam jejak sebagai EPC Kontraktor yang handal, dapat dipercaya, cepat dan hemat biaya, PTPP diberikan kesempatan untuk menjadi Perusahaan BUMN pertama yang merehabilitasi Geothermal Power Plant pertama di Indonesia ini.

“Harapan besar muncul dari proyek ini karena tidak hanya tentang merehabilitasi pembangkit listrik tersebut, tetapi juga mengambil bagian dalam rencana pemerintah untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan,” jelasnya.
Sementara itu, Proyek Mobile Power Plant (MPP) Paket 8 adalah proyek PLTMG dengan kapasitas 100 MW dibagi dalam dua wilayah timur di Jayapura dan Kendari masing-masing dengan kapasitas 50 MW, dan termasuk salah satu program pemerintah untuk pengembangan 35.000 MW listrik nasional.

PT PLN (Persero) sebagai pemilik proyek MPP Paket 8 menunjuk PTPP sebagai pemimpin dalam konsorsium dengan Wartsila Oy dan PT Wartsila Indonesia untuk menyelesaikan proyek ini.

“Dengan masa penyelesaian target enam bulan, sebagaimana diamanatkan oleh PT PLN (Persero), ini merupakan tantangan yang sangat luar biasa, dimana ini merupakan program crash project dengan waktu yang singkat di bagian timur provinsi indonesia,” pungkasnya.


Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Umaya Khusniah

didi
21-09-2018 14:05