Main Menu

Freeport Bisa Menjadi Loncatan Kembangkan Pertambangan Bawah Tanah

Birny Birdieni
25-09-2018 14:35

Caption  diskusi "Kebijakan Divestasi Freeport untuk Kesejahteraan Mimika (GATRA/Birny Birdieni/aw)

Jakarta, Gatra.com- Ahli pertambangan dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia, Iwan Munajat mengatakan bahwa Freeport bisa menjadi batu loncatan untuk mengembangkan pertambangan bawah tanah.

 

"Tambang bawah tanah masa depan pertambangan," ujar Iwan dalam diskusi "Kebijakan Divestasi Freeport untuk Kesejahteraan Mimika di Jakarta, Selasa (25/9).

Menurut Iwan, Freeport bisa menjadi percontohan tambang bawah tanah yang juga berpotensi di Jawa, Sumbawa, dan Sulawesi. "Kita bisa jadikan Freeport sebagai pusat training untuk didik putra bangsa Indonesia," ia menegaskan.

Dengan kepemilikan mayoritas di Freeport hingga 51%, lanjut Iwan, pengembangan hal itu akan mudah untuk dilakukan. Sejauh ini, transfer teknologi pun sudah berjalan.

"Konduktor operasional Freeport sudah dilakukan orang Indonesia," ujar Iwan. Namun yang harus disiapkan adalah bagaimana menarik para "konduktor" yang sebagian besar ada di Amerika Serikat itu.

"Bagaimana membawa strategic planning yang di AS tarik ke Jakarta dan Papua," ungkap Iwan. Sebab dalam pertambangan itu bukan sekedar teknologi membuat terowongan saja, namun bagaimana menjalankan majemennya.

"Sejauh ini, hal kritikal dipegang oleh orang indonesia," ungkapnya. Pengembangan itu jadi tantangan yang dipenuhi Indonesia. " Jadi kalau lokomotifnya tambang, maka gerbong harus kita buat," ujarnya.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
25-09-2018 14:35