Main Menu

Situasi Perang Dagang Picu Rupiah Masih di Zona Merah

didi
26-09-2018 09:35

Ilustrasi (Dok.Shutterstock/AR)

 

Jakarta, Gatra.com- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini masih belum beranjak di zona merah. Mengutip Yahoo Finance, dolar menindas rupiah hingga di level 14.930 per dolar.

Analis Forextime, Lukman Otunuga mengatakan, rupiah tergelincir karena situasi dagang yang semakin tegang antara dua ekonomi terbesar dunia, yaitu Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Investor memilih untuk waspada di awal pekan perdagangan ini setelah Cina membatalkan rencana negosiasi dagang dengan pemerintah AS di akhir pekan,” ujarnya Rabu (26/9).

Menurutnya, sentimen pasar semakin memburuk di saat Presiden Donald Trump mulai memberlakukan tarif terhadap US$200 miliar barang Tiongkok di hari Senin kemarin. Tiongkok diperkirakan membalas dengan tarif terhadap US$60 miliar barang AS, sehingga penghindaran risiko sepertinya akan semakin tinggi dan semakin menekan Rupiah serta mata uang pasar berkembang lainnya.

Walaupun sentimen pasar tetap sangat dipengaruhi oleh perkembangan situasi dagang global, kata Lukman, fokus terbesar juga akan tertuju pada rapat The Fed pekan ini. Suku bunga AS diprediksi akan ditingkatkan di bulan September dan mungkin ditingkatkan kembali untuk keempat kalinya di bulan Desember.

“Kenaikan suku bunga mendatang ini sudah sangat diperhitungkan dalam harga saat ini, namun masih dapat memicu arus keluar modal dari pasar berkembang, termasuk Indonesia,” jelasnya.

Lukman menyebut, Bank Indonesia akan menjadi pusat perhatian di hari Kamis (27/9) esok. Diperkirakan akan meningkatkan suku bunga untuk kelima kalinya sejak pertengahan bulan Mei dapat membantu Rupiah. Meskipun penurunan berulang kali dalam beberapa pekan terakhir memastikan bahwa Rupiah tetap tertekan oleh berbagai faktor eksternal.

“Ketegangan dagang AS-Cina memicu ketidakpastian dan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed mendukung Dolar sehingga Rupiah tetap rentan mengalami kejutan negatif. Dari aspek teknis, IDR dapat menantang level 14.900 di jangka pendek apabila Dolar terus diuntungkan oleh arus safe haven,” tuturnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Birny Birdieni

didi
26-09-2018 09:35