Main Menu

Jokowi Naikkan Tunjangan Pegawai Kementerian BUMN Hingga Rp 26,3 Juta

Januar
28-10-2015 16:46

Presiden Joko Widodo (ANTARA/Yudhi Mahatma)

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo baru saja menandatangani Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2015 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kementerian BUMN. Aturan tersebut memutuskan untuk menaikkan tunjangan pegawai Kementerian BUMN hingga Rp 26,3 juta.

Besaran tunjangan diberikan sesuai dengan kelas jabatan. Untuk kelas jabatan 1 mendapatkan tunjangan sebesar Rp 1.968.000. Sedangkan kelas jabatan 17 atau paling tinggi mendapatkan Rp 26.324.000.

Dalam Perpres itu juga memasukkan prajurit TNI dan anggota Polri yang bekerja penuh di Kementerian BUMN menerima kenaikan tunjangan. Tunjangan ini diberikan setiap bulannya. Tunjangan kinerja ini mulai diberika terhitung mulai bulan Mei 2015, dan diberikan dengan memperhitungkan capaian kinerja pegawai setiap bulannya.

Adapun Pajak Penghasilan atas Tunjangan Kinerja sebagaimana dimaksud dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun bersangkutan. Dengan berlakukan Peraturan Presiden ini, maka Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2014 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.  

“Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 12 Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2015 yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada tanggal 19 Oktober 2015 itu.  


Reporter: Januar Rizki

Editor: Nur Hidayat

Januar
28-10-2015 16:46