Main Menu

Inalum Raih The Best Product Quality Management BUMN Award 2016

Iwan Sutiawan
02-12-2016 14:57

Jakarta, GATRAnews - PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero)/Inalum meraih penghargaan The Best Product Quality Management BUMN Award 2016, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbaik dalam branding dan marketing sehingga memiliki daya saing global dan menjadi regional champion. Dirut Inalum Winardi mengharapkan, penghargaan ini bisa menginspirasi departemen atau BUMN lainnya untuk terus memberikan yang terbaik.

"Semoga prestasi dan pengakuan yang diberikan dari sisi product quality management ini dapat menginspirasi departemen lain untuk memberikan yang terbaik," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (2/12).

Selain itu, Winardi juga mengharapkan, penghargaan ini menjadi pemicu untuk terus melakukan continously improvement dan meningkatkan daya saing perusahaan untuk menjadi perusahaan global terkemuka di bidang aluminium.

Sebanyak 38 BUMN dan anak usahanya berlomba menjadi yang terbaik di ajang bertajuk "BUMN Branding and Marketing Award" yang jurinya diketuai Prof Rhenald Kasali.

Ketua Dewan Pakar BUMN Branding and Marketing Award sekaligus mantan Staf Khusus Menteri ESDM, Said Didu, menyerahkan piala kepada Winardi dalam Awarding Night di Jakarta, kemarin.

Adapun penjurian terdiri dari dua tahap, yakni melalui kajian kuesioner dan pendalaman kuesioner yang dilakukan dengan cara wawancara oleh dewan juri. Dari sekian BUMN dan anak perusahaan BUMN yang mengisi dan mengembalikan kuesioner sebagai tahap seleksi awal, terpilih 38 BUMN dan anak perusahaan BUMN yang diundang untuk presentasi pendalaman kuesioner di hadapan dewan juri.

Akhirnya, setelah melalui seleksi ketat, PT Inalum terpilih karena memiliki konsep dan strategi unik yang menjadi keunggulan tersendiri bagi perusahaan dari sisi product quality management.

Pengamat produksi dalam negeri, Fitri D Sentana mengatakan, sudah selayaknya bangsa Indonesia bangga dengan Inalum yang telah beralih status dari Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi BUMN.

"Sebagai perusahaan milik bangsa besar ini telah mampu menjadi contoh yang berhasil produksinya mampu bersaing di dunia dan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri," katanya.

Ia mengatakan, sungguh tidaklah mudah mempertahankan apalagi meningkatkan mutu hasil produksi dalam negeri di saat ekonomi dalam negeri maupun ekonomi dunia yang sedang mengalami guncangan.

"Hal ini sudah pasti harus didukung pemerintah agar kebanggaan itu tidak redup di tengah jalan. Marilah sama-sama kita dorong perusahaan ini agar lebih maju dalam kuantitas maupun kualitas hasil produksinya," kata dia.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
02-12-2016 14:57