Main Menu

OJK: BUMN Lebih Sulit untuk IPO Dibanding Swasta

didi
03-01-2017 13:25

Jakarta, GATRAnews - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan, sulit untuk mengantarkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar go public, dengan melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). "Yang sulit itu untuk BUMN-nya. Karena BUMN mau go public harus mendapatkan persetujuan dari DPR," ujar Nurhaida, di Jakarta, Selasa (3/1).

Itulah yang membuat OJK dan BEI lebih mendekatkan diri dengan "anak" dan "cucu" BUMN, sebab "anak" dan "cucu" BUMN tidak mengharuskan adanya persetujuan dari para wakil rakyat di DPR. "Itulah kenapa OJK dan bursa kita melakukan sosialisasi anak usaha BUMN untuk jelaskan cara dan manfaat go public," ujarnya.

Sementara itu, hingga saat ini sudah ada lima anal BUMN yang akan go public. Namun hal tersebut masih dalam pembahasan di Kementerian BUMN. Namun sayangnya, Ia masih enggak membeberkan ke lima anak perusahaan BUMN yang akan melaksanakan IPO.

"Kalau saya dengarkan dari salah satu deputi di Kementerian BUMN, tahun 2017 ini mereka mencoba memasukkan lima anak BUMN, itu juga tergantung pembahasan di internal kementerian. itu bisa kita lihat sebagai minat mereka untuk menjadi perusahaan Tbk. Tapi saya belum bisa sebutkan dulu," jelasnya.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
03-01-2017 13:25