Main Menu

Menteri BUMN Harapkan Pahala Mansury Perbaiki Kinerja Garuda

didi
18-04-2017 18:28

Menteri BUMN Rini Soemarno (Antara/Rosa Panggabean/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Kementerian BUMN selaku pemegang saham telah merestui bankir Pahala Nugraha Mansury sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Keadaan itu membuat Menteri BUMN Rini Soemarno menaruh harapan besar, bos baru makaspai pelat merah ini bisa memperbaiki kinerja selama 12 bulan ke depan. "Kami beri waktu dalam 12 bulan ini sih," kata Rini, di Jakarta, Selasa (18/4).

Menurut Rini, penunjukkan Pahala sebagai Dirut Garuda Indonesia, karena diharapkan bisa memperbaiki kinerja operasional dan keuangan perseroan. Dengan begitu, Garuda semakin melambung kinerjanya dari periode-periode tahun sebelumnya.

"Garuda itu memang saat ini memerlukan restrukturisasi secara menyeluruh. Dari segi operasional, dari segi keuangan. Bagaimana memperkuat operasional dan makin kuat di domestik maupun internasional, dan juga memperkuat struktur keuangannya. Setelah interview banyak orang, Pahala yang kita tunjuk dan paling tepat," jelasnya.

Rini sendiri memang belum puas dengan pencapaian Garuda saat dipimpin Arif Wibowo di dua tahun belakangan ini. Oleh karena, sosok Pahala bisa mengeluarkan terobosan baru dalam bisnis perjalanan yang tidak hanya mengandalkan tiket pesawat terbang saja, tapi dengan yang lainnya.

"Memang menurut saya ada hal yang saya melihat masih perlu diperkuat. Jadi memang struktur secara operasional menyeluruh, terutama sinergi antara Garuda, Citilink, dengan GMF, dan aktvitas yang lain termasuk aerowisatanya," tutur Rini.

Adapun pengganti Pahala di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Rini masih terus melakukan seleksi dengan jajaran Direksi dan Komisaris. Bisa saja, pengganti Pahala datang dari perusahaan BUMN lainnya.

"Internal juga bagus. Kami sedang melihat juga, sinergi antar BUMN harus kita perkuat. Jadi apa perlu antar bank, atau perlu kekuatan di IT nya. Jadi talent full BUMN secara menyeluruh yang kita lihat," jelas Rini.


Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Tian Arief

didi
18-04-2017 18:28