Main Menu

Presiden Jokowi: BUMN itu Harus Bangun-Jadi-Jual

Ervan
31-08-2017 14:04

Presiden Joko Widodo (GATRAnews/Setpres/AR7)

Jakarta, GATRAnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pencatatan Perdana Kontrak Investasi Kolektif – Efek Beragun Aset (KIK – EBA) Mandiri – PT Jasa Marga, Tbk. (JSMR 01) Surat Berharga Hak Atas Pendapatan Tol Jagorawi, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Kamis (31/8) pagi.

 

Dalam sambutannya, Presiden mengaku sudah memerintahkan proses sekuritas itu setahun yang lalu. Menteri BUMN bergerak 9 bulan yang lalu, mengurusnya juga 9 bulan. Ia tidak mengerti, mengapa urusan sekuritas ini bertele-tele, ruwet.

 

“Saya tanya, enggak selesai, belum selesai, belum selesai, belum selesai, tapi hari ini alhamdulillah sudah telurnya pecah,” kata Presiden.

 

Presiden mengingatkan, sekuritas penting sekali karena akan memacu arus modal masuk dan mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kalau ini berjalan dengan baik, Presiden Jokowi meyakini akan mengurangi beban APBN maupun balance dari BUMN karena tugas yang kita berikan memang bukan tugas yang ringan.

 

Menurut Presiden, dirinya sudah berulang kali menyampaikan ke Dirut BUMN, ke Menteri BUMN, bahwa BUMN harus menjadi developer, bukan menjadi pemilik. Begitupun dengan pihak swasta.

 

“Bangun-jadi-jual, bangun-jadi-jual. Biar kita memiliki kalau sudah bangun tol jangan langsung dimiliki, setiap bulan dapat income senangnya. Bangun biaya 100 jual menjadi 150, dapat untung berarti bisa membangun lebih panjang lagi tolnya. Jual lagi, lebih panjang lagi, negara ini akan cepat infrastruktur selesai. Swasta juga gitu, sama. Jadi dibangun dengan biaya 100, dijual dengan nilai 150, ambil untung uangnya pakai lagi bangun lagi,” sambung Presiden.

 

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardoyo, dan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat. 


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani  

 

Ervan
31-08-2017 14:04