Main Menu

Pengamat LIPI: IPO BUMN Kurangi Intervensi Politik

didi
25-01-2018 13:31

Ilustrasi - BEI. (GATRA/Adi Wijaya/AK9)

Jakarta, Gatra.com - BUMN yang melantai di bursa saham tidak saja berpeluang mendapat dana segar tapi juga transparansi publik yang membantu mengurangi intervensi politik.




“Artinya ada publik yang mengawasi. Semakin transparan, semakin kecil peluang intervensi politiknya. Kita tahu DPR sendiri karena merasa mewakili rakyat, maka perlu mengawasi BUMN. Di sisi lain pihak BUMN menganggap atasannya banyak. Sehingga muncul persepsi banyak campur tangan politik," kata Fachry di Jakarta, Kamis (25/1).

 
Apalagi menurutnya jika melihat kondisi saat ini, tentu potensi IPO sangat besar. Hal itu mengingat di era Joko Widodo (Jokowi) program-program infrastruktur hanya mampu dilakukan BUMN yang terkonsolidasi sehingga pendanaan sangat dibutuhkan.

 
Fachry menuturkan,  peran BUMN sendiri sangat penting sekali dalam mendorong ekonomi nasional.  “Dengan begitu, maka semakin besar pula  kontribusi BUMN ke negara ini. Program infrastruktur hanya mampu dilakukan BUMN, karena itu jangka panjang. Sedangkan swasta ingin jangka pendek," jelasnya.


Tahun ini rencananya ada 10 anak usaha BUMN yang akan go public tahun, yang berasal dari empat sektor. Keempat sektor tersebut ialah sektor perbankan, sektor asuransi, sektor infrastruktur, dan sektor properti.




Reporter: Didi Kurniawan
Editor: Rosyid

didi
25-01-2018 13:31