Main Menu

Ketika Pos Indonesia Membidik Industri Milenial

Sandika Prihatnala
16-02-2018 15:20

Direkturt Utama PT. Pos Indonesia, Gilarsi Wahyu Setijono(GATRA/Adi Wijaya/re1)

Bandung, Gatra.com - PT Pos Indonesia yang sudah bertahun-tahun berbisnis di industri pengiriman barang, kini mulai melirik peluang bisnis di sektor lain. Perkembangan di sektor ekonomi digital dan booming generasi milenial membuat BUMN ini melirik industri properti bertema co-working space.

 

Direktur Utama PT. Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono mengatakan industri pengiriman barang, pembayaran elektronik yang dikembangkan Pos Indonesia merupakan bagian dari skenario besar dalam membangun sebuah ekosistem bisnis.

“Pada akhirnya kan kita membangun ekosistem juga. Co-working space ini adalah upaya kita untuk berada dalam ekosistem yang tepat ketika kita melakukan beberapa pelayanan yang arahnya kepada digital ekonomi ini,” jelasnya kepada Gatra, beberapa waktu lalu. 

Misalnya,  ketika kurir melayani pelaku bisnis e-commerce, payment-nya bisa juga melayani pelaku - pelaku digital ekonomi. Nah, yang akan menggiatkan transaksi adalah mereka yang punya rencana membuat perusahaan – perusahaan startup yang banyak bermunculan melalui komunikasi di co-working space.

Secara langsung, Gilarsi membidik mereka yang bersentuhan langsung dengan layanan Pos. Maka, layanan co-working space ia jadikan sebagai media re-introduction layanan pos bagi para pelaku start up tersebut.

“Jadi kalo ngomong serius, dimana kita punya lokasi yang relevan dan bisa dimanfaatkan sebagai hub (penghubung) para pelaku start up, kita lakukan. Meskipun kita tidak lakukan sendiri, kita kolaborasi juga dengan teman yang lain,” katanya. 

Sejauh ini ada beberapa lokasi yang menurutnya potensial. Di Bandung seperti kantor pusat PT. Pos di Jalan Asia Afrika. Di Jakarta, beberapa gedung yang menjadi milik Pos juga sedang dipertimbangan untuk dijadikan co working space.


Editor : Sandika Prihatnala

Sandika Prihatnala
16-02-2018 15:20