Main Menu

PTPP Raih Kontrak Baru Sebesar Rp 5,2 Trilyun Sampai Februari 2018

didi
08-03-2018 08:56

Ilustrasi PP Property. (Dok. PTPP/FT02)

Jakarta, Gatra.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mengumumkan total perolehan kontrak baru senilai Rp 2,86 trilyun pada bulan Februari 2018, penambahan kontrak baru terdiri dari PT PP induk sebesar Rp 2,65 trilyun dan Entitas-entitas anak sebesar Rp 215 milyar.

 

“Dengan perolehan tersebut, Total kontrak baru sampai dengan bulan Februari 2018 tembus pada angka Rp 5,2 trilyun. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya pencapaian sampai dengan bulan Februari ini tumbuh sebesar 20%,” ujar Direktur Utama PTPP, Tumiyana dalam keterangannya kepada Gatra.com, Kamis (8/3).

 

Perolehan kontrak baru PTPP Induk, kata dia, antara lain didapat dari proyek-proyek besar diantaranya terdiri dari Proyek perluasan Apron Ngurah Rai sebesar Rp 1,36 trilyun, Proyek Runway Soekarno-Hatta Section I sebesar Rp 726 milyar dan Proyek Vasanta Park Cikarang sebesar Rp 466 milyar.

 

“Sementara itu, entitas anak yang berhasil meraih kontrak baru adalah PT PP Properti Tbk (PPRO) sebesar Rp 150 milyar dan PT PP Presisi Tbk (PPRE) sebesar Rp 65 milyar (setelah eliminasi) pada bulan Februari 2018,” jelasnya.

 

Berdasarkan project owner sampai dengan bulan Februari 2018, segmen BUMN mendominasi portofolio kontrak baru PT PP dengan kontribusi sebesar 71%, disusul segmen swasta sebesar 27% dan segmen Pemerintah sebesar 2%.

 

Dengan demikian, Total Kontrak yang dihadapi atau Order Book yang dicapai oleh PTPP per Februari 2018 adalah sebesar Rp 63,3 trilyun yang terdiri dari Kontrak Baru sebesar Rp 5,2 trilyun dan Kontrak Carry Over tahun 2017 sebesar Rp 58,1 trilyun.

 

Selama tahun 2017, PTPP berhasil meraih kontrak baru sebesar Rp 41,0 trilyun yang terdiri dari Kontrak Regular sebesar Rp 38,7 trilyun dan Kontrak Joint-Operation (JO) sebesar Rp 2,3 trilyun. Untuk tahun 2018, PTPP menargetkan kontrak baru sebesar Rp 49 trilyun atau 20% lebih tinggi dari perolehan kontrak baru yang diraih selama tahun 2017.

 

“Dengan target kontrak baru ini, PTPP akan memiliki Total Order Book lebih dari Rp 100 trilyun yang akan menjadi basis yang kuat bagi pertumbuhan pendapatan dan laba bersih, tidak hanya untuk tahun 2018 namun juga untuk tahun-tahun berikutnya,” ujar Tumiyana.


 

 

Reporter: Didi Kurniawan

Editor: Rosyid

didi
08-03-2018 08:56