Main Menu

SKK Migas Jamin Produksi Migas Terus Naik

Abdul Rozak
01-08-2018 18:57

Ilustrasi. (shutterstock_349173671/RT)

Jakarta, Gatra.com - Pemerintah memastikan produksi minyak dan gas (migas) nasional masa mendatang terus meningkat. Sejumlah kontrak pengeboran migas dalam 3-5 tahun ini sudah mulai berproduksi.


Peningkatan produksi tersebut disumbang oleh gas. Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu (SKK) Migas Sukandar mengatakan, saat sedang mengembangkan 13-14 wilayah kerja migas yang berpotensi menambah produksi migas.

"Proyek Train di Tangguh, Papua Barat yang menghasilkan gas 3,8 juta metrik ton (MT) per tahun. Sementara di luar produksi LNG Tangguh rata-rata gas 7,6 juta MT," ungkap Sukandar di Wisma Antara, Jakarta Pusat, Rabu (1/8).

Potensi tambahan gas berasal dari Proyek IDD Selat Sulawesi dengan produksi sekitar 6 juta metrik ton per tahun. Sebagian hasil produksinya diolah di LNG Badak Kaltim.

Potensi besar lainnya berasal dari Blok Masela yang bisa menghasilkan 9,5 juta MT gas. Rencananya SKK akan menyetujui Plan of Development (PoD) pada akhir tahun ini dengan nilai proyek US$ 15 milyar.

Sejauh ini, total target produksi migas nasional tahun 2018 sebanyak 2 juta barel per hari (bph). Disumbang dari kontribusi pasokan 800 ribu bph minyak mentah dan gas bumi sebanyak setara 1,2 juta bph.

"Produksi migas tidak serta merta kontrak diteken langsung produksi. Dari masa eksplorasi hingga mencapai produksi pertama paling cepat 2-4 tahun. Bahkan, produksi gas jauh lebih rumit," tutup Sukendar.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

 

Abdul Rozak
01-08-2018 18:57